Gelas Kertas Mampu Menahan Beban hingga 84 kg

SURABAYA (Realita) - Percayakah Anda apabila empat buah gelas kertas mampu menahan beban manusia? Pasti jawabannya mustahil untuk dilakukan. Namun bagi Hafiyyuddin Ahmad, siswa kelas VI MI Roudlatul Banat Sepanjang Sidoarjo, hal ini sangat mungkin dilakukan. Hafiy mengungkapkan, empat gelas kertas apabila diatasnya diberi triplek dan peletakannya presisi, maka mampu menahan beban hingga 84 kg. “Perhitungannya setiap gelas mampu menahan beban 21 kg sehingga empat gelas kertas mampu menahan beban hingga 84 kg termasuk beban manusia,” terangnya.

Ini bukan sulap dan bukan sihir lho! Dalam pelajaran IPA hal ini bisa dijelaskan. Hal tersebut bisa terjadi karena tekanan udara di dalam gelas kertas mempengaruhi berat beban yang mampu disangga. “Jarak gelas kertas juga mempengaruhi kekuatan daya sangga. Setiap gelas kertas mampu menahan beban sekitar 21kg. sehingga untuk 4 gelas kertas mampu menahan sekitar 84 kg,” ujar Ibu Luluk Ainiyah, guru Kelas VI sekaligus pembimbing kegiatan.

Hafiy menjelaskan, cara pembuatannya adalah dengan menyiapkan triplek ukuran 60 x 60 cm dan 4 gelas kertas ukuran sedang. Cara penggunaannya cukup sederhana, triplek ukuran segi empat sama sisi tadi di bawahnya diletakkan 4 buah gelas kertas pada ujung-ujungnya, dan cara meletakkannya harus presisi. Selanjutnya saat triplek tersebut dibebani oleh benda asalkan beratnya tidak melebihi 84 kg dan berdiri di tengah-tengah triplek, maka gelas kertas yang menyangga triplek tersebut akan tetap berdiri kokoh.

“Wah kok bisa ya, hebat sekali timbangan ini. Bagaimana cara kerjanya?” Tanya Femmy Eka Kartika Putri Asisten Deputi Urusan Pendidikan Dasar, PAUD, dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang sempat mencoba.

Dengan lancar Hafiy menjelaskan bahwa hal tersebut bisa terjadi karena tekanan yang sama pada keempat sisi triplek yang akan kuat menyangga beban yang berat secara bersama-sama. “Asal bendanya diletakkan berada di titik tengah triplek, maka gelas kertas akan kuat menyangga. Tetapi bila Ibu berdiri di salah satu sisi triplek ini, maka gelas kertas di bawahnya akan langsung ambles,” terang Hafiy disambut tepuk tangan Femmy.

Dijelaskan oleh Luluk, kegiatan bereksperimen siswa dengan ilmu sains ini sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan di MI Roudlatul Banat Taman Sidoarjo. Sejak mendapatkan pelatihan dari USAID PRIORITAS, tercetuslah ide mereka untuk membuat pentas sains bertajuk ‘Ayo Bereksperimen Sains’ yang digelar sebulan sekali pada Hari Sabtu.

“Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa dan memunculkan ide-ide sains yang menarik dan belum pernah dijumpai selamai ini. Salah satunya adalah timbangan gelas kertas ini,” terang Luluk. dkd