PSK Dolly Berbondong-bondong ke Sidoarjo

SURABAYA (Realita) -Meski Dolly dan Jarak ditutup, tidak ada yang menjamin PSK dan mucikari memperoleh pekerjaan lebih baik. Justru sejumlah pihak mengkhawatirkan mereka akan pindah ke sejumlah tempat hiburan, entah itu rumah kafe, karaoke atau lainnya.

Kota Sidoarjo disebut-sebut bisa menjadi tempat berlabuh ‘alumni’ Dolly. Sebab, kabupaten yang dipimpin Bupati Saiful Ilah ini menjamur berbagai tempat maksiat. Mulai kafe remang-remang, karaoke, hotel hingga panti pijat.

Di sekitar Terminal Bungurasih, misalnya, ada sejumlah kafe dangdut, karaoke, panti pijat hingga kafe-kafe kecil yang menjual minuman keras (miras). Bahkan, ada purelnya juga. Di kawasan ini juga, terdapat banyak kos-kosan bebas. Ini memungkinkan PSK bermukim dengan cara kos atau menyewa rumah untuk melakukan praktik.