PT Asterindo Diduga Cemari Lingkungan, Warga Tandes Marah!
BERITA TERKAIT


SURABAYA (Realita)- Konflik antara PT Asterindo Plast dengan dengan warga Tandes Kidul memanas. Untuk mencari solusi permasalah kedua belah pihak, Senin (9/1/2017), digelar pertemuan antara warga, PT Asterindo, yang diwakili oleh General Affair, Kalla Samudra.

Diketahui, permasalahan ini timbul karena menurut warga, pabrik milik PT Asterindo yang beralamat di Jl. Raya No.1A, Tandes, Surabaya telah meresahkan mereka. Pabrik ini menjadi sumber kebisingan, polusi udara, limbah pabrik yang mencemari sumur dan saluran pembuangan pabrik yang langsung mengalir ke got warga. Pasalnya, berdasarkan penelusuran Realita.co, pabrik ini memang terletak di tengah perkampungan.

Kepada Kalla, warga meminta agar pabrik menghentikan proses pembangunanya. “Untuk saat, kalau memang, pabrik tak bisa memberikan tanggungjawab, kami minta agar pembangunan dihentikan karena sangat bising dan beberapa rumah warga yang berdempetan dengan pabrik, temboknya retak-retak. Apalagi sekarang, dampak dari pembangunan itu, sumur-sumur kami sampai tercemar,” tegas Herry, salah satu warga di depan Kalla.

Ia menambahkan bukti dari tercemarnya sumur warga adalah, air jadi berwarna butek dan  berbau anyir.  “Pernah kita coba masukkan ikan ke dalam sumur, ikannya mati,” tegas Herry lagi. Untuk itu, soal pencemaran air, warga meminta kompensasi agar PT Asterindo memfasilitasi warga dengan air PDAM.

“Kami hanya minta PT Asterindo memfasilitasi kami agar pipa PDAM masuk ke rumah warga yang sumurnya tercemar, karena kehidupan kami selama ya dari sumur itu, kalau sekarang tercemar, kita harus bagaimana,”ungkapnya.