Pujasera Berubah Fungsi Jadi Warung Pangku

GRESIK (Realita)- Rencana revitalisasi pusat jajan serba ada (Pujasera) di bundaran Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) masih mengambang. Pemkab Gresik hingga kini belum menentukan kapan revitalisasi itu dilaksanakan. Sementara itu, muncul pro dan kontra di kalangan pedagang dan masyarakat terhadap pujasera yang selama ini dicap sebagai warung pangku.

awalnya kawasan pujasera bundaran GKB digunakan sebagai tempat sosialisasi warga perumahan. Kawasan di pintu masuk perumahan terbesar di Gresik ini dibangun taman, pujasera, dan jalan alternatif yang menghubungkan perumahan GKB dengan perumahan Graha Kembangan Asri (GKA).

Perlahan pujasera GKB berubah menjadi pusat warung kopi. Bahkan, tidak lama kemudian menjelma menjadi pusat warung pangku. Maklum, pramusaji yang rata-rata cewek ABG bersedia menemani pengunjung pria untuk sekadar cangkruk di warung sambil mendengarkan alunan house music.

Berubahnya fungsi pujasera ini mendapat sorotan dari masyarakat. Hingga akhirnya, tidak sedikit warga yang menyambut positif rencana penggusuran pujasera. Alasannya, selain sebagai penyeimbang pembangunan perumahan GKB yang sedang digalakkan, penggusuran pujasera akan mempermudah akses masuk ke perumahan GKA dengan jalan satu arah dan lebih lebar sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan.

Masyarakat perumahan GKB setuju jika alasan lain penggusuran pujasera bertujuan untuk mengantisipasi pemandangan yang kumuh. Apalagi di pintu masuk perumahan GKB terdapat Tugu Adipura sebagai penghias kota.