Sakit Hati, Sopir Pribadi Gelapkan Mobil Bosnya

SURABAYA (Realita) - Agus Santoso (44) asal Sukorejo, Prigen, Pasuruan dan Rofi'i (26), warga Socah, Bangkalan, Madura, dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Mereka diringkus lantaran menggelapkan dan menjual mobil milik Tanno Sugiharto, warga Gresik. Korban tidak lain merupakan bos dari tersangka Agus.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno menjelaskan, tersangka merupakan sopir korban dan baru bekerja selama satu bulan. Lantaran tidak puas dengan sikap dan perlakuan korban, tersangka nekat membawa kabur mobil Suzuki X-over nopol 1586 KT.

"Tersangka mengaku sakit hati dengan bosnya karena diperlakukan seenaknya sendiri saat bekerja. Bayaran yang diterima juga telat diberikan," sebut Bayu di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (8/12/2016).

Penggelapan mobil ini berawal saat tersangka Agus Santoso mengantarkan anak korban ke sekolah di salah satu SMP di Surabaya, Senin (28/11/ 2016) lalu. Tersangka Agus dan anak korban naik mobil Suzuki X-over. Setelah mengantarkan anak korban, ternyata tersangka tidak kembali ke rumah.

Ia pergi tanpa sepengetahuan korban dan membawa kabur mobil kelas Rp 100 juta ke atas itu. "Mobil ternyata dijual ke RC (DPO) dengan harga Rp 20 juta di Bangkalan, Madura," jelas Bayu.

Karena tersangka dan mobil tidak kembali, kata Bayu, korban melaporkan ke Mapolrestabes Surabaya. Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya tersangka ditangkap di Surabaya.

Sedangkan tersangka Rofi'i ikut ditangkap, lantaran dia merupakan perantara penjualan mobil ke Bangkalan. Sebagai perantara, dia menerima jasa dari tersangka Agus sebesar Rp 1.000.000.

Agus yang dibayar Rp 2,3 juta sebulan mengaku kabur dan menjual mobil bosnya itu karena sakit hati. Bosnya sering memperlakukan seenaknya saat bekerja menjadi sopir. "Kadang saya disuruh membawa barang dan membongkarnya di gudang, tidak hanya sopir pribadi bos. Gaji juga sering terlambat dan tidak dibayar sesuai kesepakatan awal," aku tersangka Agus kepada polisi.zain


yuk Baca Koran Digital

Realita - 29 Maret
Flag Counter