Simpan Sabu, Kakek Abdillah Terancam Dibui sampai Mati

SURABAYA (Realita) - Kakek berusia 70 tahun ini diadili lantaran kedapatan memiliki sabu seberat 0,3 gram dan terancam hukuman 20 tahun penjara. Dengan tuntutan sebesar itu, Abdillah dipastikan akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

Dalam dakwaannya, jaksa penuntut umum Wilhelmina Manuhutu menjelaskan, terdakwa Abdillah ditangkap polisi atas dasar dari laporan masyarakat yang menerangkan bahwa di Jalan Kunti sering terjadi transaksi narkoba. “Polsek Tenggilis Mejoyo kemudian melakukan penyelidikan di Jalan Kunti. Saat itu polisi melihat terdakwa usai melakukan transaksi sabu,” terangnya di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (16/5/2017).

Setiba di rumahnya, petugas polisi yang sebelumnya telah membuntutinya kemudian langsung menangkap terdakwa. Saat digeledah, polisi berhasil menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,3 gram dari tangan terdakwa. Dari pengakuannya, barang haram itu didapat terdakwa dengan cara membeli dari seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp 150 ribu.

Terdakwa juga mengaku bahwa sabu seberat 0,3 gram itu akan diserahkan kepada seseorang yang bernama Ali. Namun sayangnya sebelum sabu itu diserahkan ke Ali, terdakwa terlebih dahulu ditangkap polisi. “Atas perbuatannya terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas jaksa yang akrab disapa Welli ini.ys