Siswi  Pendidikan Polwan Diduga Hamil

MOJOKERTO (Realita) “ Pendidikan Polwan (Polisi Wanita) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Bangsal-Mojokerto tercoreng. Sebab, satu Polwan diketahui hamil. Kendati proses rekrutmen dalam pendaftaran maupun sistem seleksi dan tes sangat ketat, mulai dari tes kesehatan, psikologi, akademik, fisik. Namun hebatnya, aturan tersebut justru tak berlaku. Terbukti, satu siswi Polwan yang berasal dari Bali itu hamil bahkan sudah menjalani masa pendidikan.

Informasi yang dihimpun, satu siswi Polwan hamil sudah dikeluarkan dengan upacara resmi pada Rabu (15/10) lalu. Selain itu, Polwan yang diketahui hamil sempat tergabung dalam Pleton 2/II/A adalah siswi yang daftar dari Polda Bali. Seperti pada umumnya, Polwan yang hendak mengikuti pendidikan, harus lolos seleksi dan menjalani berbagai tes.

Ironisnya, baru menjalani proses pendidikan kurang lebih 4 bulan, satu siswi diketahui berbadan dua. Tak ayal, kehamilan tersebut sempat mengegerkan institusi Kepolisian. Sumber di internal kepolisian mengatakan, polwan tersebut diduga dihamili oleh salah satu oknum polisi saat siswi itu masih berada di Bali. Kabar yang beredar, oknum yang menghamili berpangkat Aiptu.

Kehamilan di luar dugaan itu, lambat laut tercium jajaran SPN Mojokerto, lantaran kondisi fisik siswi yang terlihat lemah. Bahkan sejumlah rekan seangkatannya melihat ada yang janggal dari diri sang siswi.

Penelusuran Realita, siswi Polwan angkatan 2014 ini, diduga telah hamil diperkirakan usia kehamilannya di atas dua bulan. Tak pelak, situasi proses pendidikan di SPN yang berlokasi di Jalan Raya Bangsal Mojokerto sempat geger, bahkan menjadi perbincangan di kalangan internal para perwira dan instruktur. Atas temuan yang mengejutkan itu, informasinya Polda Jatim langsung turun untuk melakukan penyelidikan atas kasus hamilnya siswi saat menjalani masa pendidikan.

Sumber yang enggan namanya dipublikasikan menuturkan, dari mencuatnya kasus hamilnya sisiwa. Pihak SPN langsung bertindak tegas dengan mengeluarkan siswi Polwan. ’’ Siswi itu dikeluarkan dengan upacara resmi di SPN pada Rabu kemarin,’’ kata sumber tadi sore.

Sementara itu, saat Realita mendatangi SPN Mojokerto, di depan pos penjagaan tampak jelas ratusan siswa Polwan melaksanakan apel siang di halaman depan. Sedangkan, di pos hanya terlihat empat siswa Polwan sedang melakukan penjagaan. Bahkan, Realita menanyakan di sebelah mana kantor Kepala SPN dan Kabag Pengajaran dan Pelatihan, satu siswa Polwan terlihat sopan saat memberikan jawaban. ’’Iya bapak, kantornya berada di belakang, tepatnya di lantai dua,’’ kata Siswa Polwan dimemegang handy talky.

Tak lama kemudian, satu petugas penjagaan dengan pangkat Brigadir, sempat menayakan tujuan dan menemui siapa. ’’Mohon maaf, bapak bisa meninggalkan KTP di pos penjagaan,’’ tutur petugas.