Surabaya Terbuai Romantisme Payung Teduh

SURABAYA(Realita) Ribuan penonton bergemuruh begitu grup band Payung Teduh melantunkan lagu pembuka berjudul Angin Pujaan Hujan di Surabaya Town Square  pada Minggu malam (22/5). 

Tanpa dikomando, para penonton begitu  kompak menyanyikan bait demi bait syair lagu grup band yang mengusung aliran musik bernuansa folk, keroncong dan juga jazz itu.                                                  Ya, band yang digawangi Mohammad Istiwamah Djamad, Comi Aziz Kariko, Ivan Penwyn dan Alejendro Saksakame itu sukses membius para penggemarnya lewat lagu lagu romantis dengan lirik manis seperti Di Ujung Senja, Tidurlah, Rahasia dan Aku Cari Kamu.

              

Suasana makin hangat saat lagu Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan dilantukan oleh Is, panggilan vokalis band Payung Teduh. Lirik yang begitu romantis dan sentuhan melodi yang unik mampu membius ribuan penonton yang hadir. Mereka serempak me nirukan Is menyanyi sambil memeluk pasangannya masing-masing.

"Surabaya terasa sangat dingim tetapi saya terasa berkeringat malam ini," canda Is di hadapan ribuan penonton.         

Puncak penampilan Payung Teduh begitu terasa ketika Is, sang vokalis mengajak para penonton menyanyikan interlude lagu Resah.

Diiringi irama musik, Ribuan penonton terdengar kompak  menyanyikan syair lagu ituk ketinggalan, Is pun meminta seorang penonton merekam ribuan penonton dan menguploadnya di medsos. Setelah itu, giliran lagu Berdua Saja yang dilantunkan band asal UI itu.

"Nanti setelah direkam diupload ya. Nanti Payung Teduh akan retweet," kata Is.   

               

Usai membawakan lagu Berdua Saja, Is pun pamit kepada para penggemarnya. Dan  penampilan Payung Teduh ditutup dengan Lagu Menuju Senja yang terdengar begitu indah.pras