Survey Terbaru, Ahok Masih Tak Tertandingi

JAKARTA (Realita)- Lembaga Survey dan Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil survey yang dilaksanakan pada 5 sampai 14 Desember 2016. Survey terkait tingkat elektabilitas 3 pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Survei melibatkan 733 responden dengan menggunakan teknik multistage random sampling. Sedangkat margin of error berada di angka 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung dengan bantuan kuisioner dan uji kualitas dilakukan melalui spot check dengan mengambil 20 persen dari total sample.

Menurut Direktur SPIN, Igor Dirgantara, hasil survey menunjukkan bahwa masing masing pasangan calon, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)- dan Djarot Saiful Hidayat, serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpeluang menang dan sekaligus juga berpotensi kalah, atau tidak lolos masuk ke putaran kedua.

"Ketika responden ditanya jika pemilihan dilakukan saat ini, Ahok-Djarot masih unggul 31 persen, disusul pasangan Anies - Sandi 27 persen, Agus-Sylvi 23 persen, dan yang belum menentukan pilihan sebesar 19 persen," kata Igor di Jakarta, Minggu (18/12/2016).

Igor melanjutkan, dukungan kepada tiga pasangan calon yang berkompetisi di Pilkada DKI 2017 Jakarta masih cair sampai saat ini, dan cenderung masih bisa berubah.

"Meskipun tingkat akseptabilitas kepada Ahok cenderung menurun, namun publik DKI Jakarta tetap melihat Ahok sebagai figur yang paling memahami masalah di DKI Jakarta, nilainya 73 persen, dibanding Anies 40 persen atau Agus 33 persen," ujar Igor.

Sebaliknya, lanjut Igor, Anies lebih dilihat sebagai sosok yang punya perhatian lebih terhadap warga DKI Jakarta dibanding Ahok dan agus.

"Anies 57 persen, Ahok 52 persen, dan Agus 47 persen. Anies juga dianggap lebih bisa mewakili semua lapisan penduduk Jakarta dengan 52 persen, ketimbang Ahok 41 persen dan Agus 39 persen," tutur Igor.

Lebih lanjut, Igor mengatakan warga DKI Jakarta mengharapkan pemimpin yang memiliki respek dan integritas, untuk mereprentasikan semua masyarakat Jakarta.

"Yang sanggup menciptakan lapangan pekerjaan, dan punya kemampuan memajukan pendidikan bagi warganya," kata Igor.

Menurut Igor, 30 persen masyarakat DKI Jakarya percaya bahwa Ahok pantas untuk dipilih kembali sebagai Gubernur, sedangkan 55 persen menginginkan sosok Gubernur DKI yang baru.

"Berbeda dengan Ahok yang kontoversial di mata publik, Anies Baswedan yang paling punya potensi dan peluang untuk dipilih warga DKI Jakarta sebagai Gubernur DKI baru, sekalipun sangat rentan diterpa isu-isu negatif keagamaan," kata Igor.

"Agus Harymurti juga punya kesempatan yang sama layaknya Anies sekalipun minim pengalaman," Igor menambahkan.sur