Target Bebas Pasung Jawa Timur Dipastikan Molor

SURABAYA (Realita) - Target bebas pasung di Jawa Timur pada tahun 2017 dipastikan molor. Program zero pasung itu kemungkinan baru bisa direalisasikan pada tahun 2019.

"Kemungkinan baru bisa kita selesaikan tahun 2019," kata direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Adi Wiracjanto ketika dikonfirmasi pada Selasa (11/1).    

 Dia mengatakan, dari data yang dimiliki RSJ Menur, pada awal 2017, jumlah penderita gangguan jiwa di jatim yang masih dipasung mencapai 1650 orang. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 2025 penderita.

"Sisa penderita yang pasung di Jatim pada awal 2017 kira kira sekitar 1650 org. dari jumlah sebelumnya 2025 orang yang baru bisa dilepas 400 org," tandasnya.    

Menurut dia, untuk mewujudkan zero pasung pada awal 2019, maka pihaknya harus melepaskan penderita yang dipasung minimal 100 orang setiap bulannya. Tetapi, karena banyaknya kendala, diprediksi hal itu tidak mudah sehingga baru bisa selesai pada tahun 2019.

"Kalau rata rata kita bisa melepas 100 orang per bulan harapannya 16,5 bln bisa kita lepas semua atau pertengahan 2018 baru bisa dilepas. Karena menjaga kemungkinan beberapa kendala dalam pelepasan pasung sehingga diperkirakan br awal 2019 dpt mencapai zero pasung," tambahnya.   

 Dijelaskannya, mereka yang dipasung keluarganya rata rata menderita gangguan jiwa berat. Sehingga, dibutuhkan perawatan lanjutan agar tidak kambuh dan dipasung kembali usai dibebaskan.

" Penderita gangguan jiwa yang dipasung hampir semuanya gangguan jiwa berat/ Schizophrenia. Sehingga jika akan dilepas dia membutuhkan perawatan dulu di RSJ, kalau tidak, hampir bs dipastikan akan kambuh kembali dan akibatnya bs dipasung kembali," tegasnya.                         

Tujuan dari program bebas pasung itu, kata Adi adalah mengembalikan penderita yang sudah sembuh ke keluarga mereka. Agar mereka diperlakun secara manusiawi dan tidak dipasung lagi.

"Program bebas pasung ada 3 membebaskan pasung, tdk ada pasung baru dan yg sudah dibebaskan pasung tdk dipasung kembali," pungkasnya.pras