Terseret Penggelapan, Dirut PT Invesindo Agro Utama Dituntut 4 Tahun

SURABAYA (Realita) - Direktur Utama PT Invesindo Agro Utama, Putrantomo Ardy MM, warga Jl. Ngagel Jaya Selatan 4/5 RT 7-RW 5 Kelurahan Pucang, Surabaya, dituntut 4 tahun penjara oleh JPU Rista Erna Soelistiowati dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Kamis (14/7/2016).

Dalam tuntutannya jaksa menilai bahwa terdakwa telah melakukan tindak pidana penggelapan sesuai dengan pasal 372 jo 55 ayat 1 KUHP.

“Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara maksimal selama 4 tahun,” tegas Rista Erna saat membacakan surat tuntutan diruang sidang Kartika.

Lebih lanjut diuraikan dalam surat tuntutan, terdakwa merupakan Dirut PT Invesindo Agro Utama perusahaan perdagangan umum yang berkantor di Wisma BII lantai 12 Room 1373 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya.

Terdakwa bekerjasama dengan Koperasi Karyawan Keluarga Besar PT Petrokimia Gresik mengirim email adanya penjualan pupuk jenis DAP kepada korbannya Supriyanto, pada 21 Januari 2015.

Tertarik dengan tawaran yang diberikan oleh terdakwa, korban Supriyantono lantas memesan pupuk DAP sebanyak 400 ton dengan nominal Rp 7,6 miliar. Namun, setelah uang diterima oleh terdakwa, ternyata pupuk yang dipesan tidak dikirim dan uang Rp 7,6 miliar tidak juga dikembalikan, meskipun korban sudah mengirimkan teguran hukum atau somasi kepada terdakwa.

Sidang dengan Majelis Hakim yang diketuai Musa Arief Anini akhirnya ditunda minggu depan dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa.

“Kami memberikan waktu satu minggu kepada terdakwa untuk membuat pledoi,” ujar hakim Musa.ys