Topan Kuat yang Melintasi Filipina Menewaskan 4Orang

JAKARTA (Realita) - Topan kuat yang melintasi Filipina pada hari Senin (26/12) menewaskan sedikitnya empat orang. Delapan orang juga dinyatakan hilang setelah beberapa wilayah di terpa angin kencang, hujan deras dan banjir.

Topan Nock-Ten mendarat di Pulau Catanduanes dengan hembusan angin 235 kilometer per jam pada Hari Natal, melanda wilayah Bicol dan sekitarnya, sebelum pindah ke wilayah barat di seluruh negeri.

Gubernur provinsi Albay, Al Bichara mengatakan kepada media setempat bahwa dua orang meninggal akibat banjir, sementara seorang pria tua meninggal akibat dinding jatuh.

""
Polisi mengatakan, satu orang lainnya tewas dan dua luka-luka ketika badai menumbangkan tiang listrik di provinsi Quezon.

Petugas penjaga pantai, Joy Villegas menambahkan bahwa delapan awak Feri hilang ketika kapal mereka berlabuh di pesisir Provinsi Batangas.

Dua orang juga meninggal setelah menderita serangan jantung selama badai, tapi tidak jelas apakah kematian mereka terkait langsung dengan topan, kata laporan pemerintah daerah.

""
Kantor pertahanan sipil mengatakan, lebih dari 383.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka sementara lebih dari 80 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan karena badai.

Topan juga memutus aliran listrik dan memaksa instansi pemerintah untuk memerintahkan evakuasi untuk seluruh warga di Bicol.ibn