Ujian Ulang Perangkat Desa Tak Jelas, Camat Tulangan Menghindar

SIDOARJO (Realita) - Rencana pelaksanaan ujian ulang dalam rangka penjaringan perangkat desa sekecamatan Tulangan kabupaten Sidoarjo, sampai saat ini masih simpang siur. Terhitung sudah seminggu sejak gagalnya pelaksanaan ujian berbasis online itu, pihak pelaksana ujian masih belum menentukan tanggal pelaksanaan ujian ulang.

 Para kepala desa sekecamatan Tulangan dan para peserta penjaringan perangkat pun dibuat bingung dengan tidak jelasan jadwal ujian susulan. Kades Kepadangan Luluk Arifah juga mengaku tidak mengetahui rencana panitia penyelenggara kecamatan Tulangan selanjutnya.

 "Saya juga belum tahu kelanjutannya seperti apa," ucap Luluk saat ditemui Realita di kantor desa Tulangan,   Rabu (19/4/2017).

Sebelumnya pada hari Rabu (12 April   2017) panitia pelaksana ujian penjaringan perangkat desa kecamatan Tulangan gagal menjalankan ujian serentak dikarenakan gangguan server. Padahal menurut informasi dari para kepala desa, program tersebut menelan biaya cukup fantastis. Sekitar Rp 105 juta digelontorkan untuk ujian itu. Dana itu diambil dari 21 desa sekecamatan Tulangan, yang mana setiap desa dikenakan biaya Rp 5 juta. 

Camat Tulangan, Abdul Wahib seperti menghindar ketika wartawan Realita.co mencoba meminta kejelasan akan jadwal ujian susulan kecamatan Tulangan. Wahib ketika dijumpai saat turun dari mobil dinasnya langsung masuk rumah dinasnya di kantor camat Tulangan di desa Kenongo, Tulangan, Sidoarjo. hk