Wacana Penutupan CFD di Jl Benpas, Ditolak Dewan

MOJOKERTO (Realita) - Kegiatan rutin Car Free Day (CFD) yang berlangsung setiap Minggu pagi di Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto mulai dikeluhkan pihak pengelola Sunrise Mall. Sebab, jalur CFD tersebut jika Minggu pagi dipenuhi ribuan pasang mata yang menghabiskan waktunya, untuk jogging maupun olah raga bersama serta banyaknya pedagang kali lima (PKL). Apalagi jalur tersebut harus ditutup sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Pihak Sunrise Mall dan Hotel khawatir jika CFD tetap berlangsung, maka akan menganggu akses keluar masuk tamu hotel yang hendak ke bandara Juanda. Kendati begitu, Sunrise berharap CFD ditutup atau dialihkan ke jalur lain.

Namun, wacana penutupan atau pengalihan jalur CFD tersebut langsung direspon dengan penolakan keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Mojokerto. Seperti yang diungkapkan, Sonny Basuki Rahardjo, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mojokerto.

Menurutnya, DPRD menolak rencana adanya penutupan kegiatan Car Free Day yang rutin digelar di ruang publik setiap Minggu di Jalan Benteng Pancasila. Jika dicabut atau dialihkan ke tempat lain maka dibutuhkan Peraturan Walikota (Perwali).

Wacana penutupan kegiatan CFD di Jalan Benteng Pancasila muncul setelah beroperasinya Sunrise Mall pada 02 Juni lalu. Manajemen hotel mewah yang sedang dalam tahap rencana pengoperasian itu mengeluh soal akses keluar masuk tamu hotel, kendati hotel bintang 3 bakal beroperasi pada tahun ini. "Tidak serta merta dengan adanya mall maka rakyat dikorbankan," ujar Sony.

Politisi Golkar ini mengatakan mencabut atau mengalihkannya kegiatan CFD ke tempat lain butuh Perwali. Sebab adanya CFD didasari adanya Perwali. "Dan saya kira pengelola hotel dan mall tahu itu kawasan CFD," cetusnya.

Pihaknya memastikan peluang penutupan atau pengalihan CFD sudah tertutup. "Biar hotelnya gak beroperasi nggak masalah. Pihak hotel silahkan mengajukan pengadaan jalur alternatif menuju jalan Empunala saja," tukasnya.

Senada dikatakan Wakil Ketua Dewan Umar Faruq. Politisi PAN. Menurut Faruq, penolakannya pada wacana penutupan CFD tanpa adanya darar hukum. "Nggak bisa itu. CFD tidak akan ditutup meski pihak hotel memohon pemberian akses pada hari Minggu pagi," terang dia.

Faruq justru mempertanyakan soal analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) Sunrise Mall. "Sudah tahu kalau Minggu dipakai CFD kok bangun hotelnya disitu. Ya biar saja kalau tamunya mau keluar parkir kendaraan di pinggir pompa bensin sana. Yang jelas kami tidak setuju penutupan CFD," katanya.