BATU (Realita)- Hari Raya Idhul Adha 1443 Hijriah Polsek Ngantang memberikan dua ekor kambing yang diserahkan kepada Koramil dan Pondok Pesantren setempat.
Baca juga: Semarakkan Perayaan Idul Adha 1446 H, PLN UIT JBM Berbagi Daging Kurban ke Masyarakat
Pada perayaan kurban kali ini secara umum wilayah Ngantang tidak ada pemotongan hewan kurban baik sapi mau pun Kambing, ini terjadi sesuai kesepakatan yang dikhawatirkan kondisi hewan korban kurang sehat.
"Apa bila daging yang di terima oleh warga ditakutkan tidak di makan atau tidak di masak karena dampak dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belum selesai. Ini sesuai kesepakatan Muspika wilayah Ngantang dalam perayaan Iduh Adha kali ini tidak ada pelaksanaan pemotongan hewan kurban," ungkap Kapolsek Ngantang saat ditemui awak media, Minggu (20/7/2022).
Kapolsek Ngantang, AKP Hanis Siswanto mengatakan, dalam rangka antisipasi penyebaran PMK, Pihaknya bersama KUD Sumber Makmur dan Keswan telah melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan ke kandang kandang peternak.
Baca juga: GM UIT JBM Tinjau Langsung Kondisi Pasokan Listrik Jawa Timur Jelang Idul Adha 1446H
"Untuk dokumentasi video dan foto sudah kami laporkan kepada pimpinan. Langkah kedua adalah tidak mengurangi Bhabinkamtibmas untuk setiap hari turun ke lapangan melaksanakan tresin guna mengetahui sapi mana yang terdampak PMK dan tidak," ujarnya.
Menurut Hanis sesuai data, sapi yang terdampak PMK kurang lebih ada 300 ekor. Sedangkan di Wilayah Ngantang sendiri sudah dilaksanakan vaksinasi sebanyak 14 ribu vaksin untuk dosis pertama.
Baca juga: Jelang Idul Adha 1446 H, PLN Siaga Jaga Listrik Andal di Seluruh Tanah Air
"Untuk dosis kedua akan mulai dilaksanakan pada 22 Juli mendatang dengan jumblah yang sama sebanyak 14 ribu vaksin dosis kedua," tegasnya.
Kapolsek Ngantang menambahkan, untuk vaksin booster masa tenggang waktunya selama 6 bulan yang dilaksanakan pada saat bulan Januari tahun 2023.ton
Editor : Redaksi