Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Berganti, Kajari: Lanjutkan Program Pencegahan Korupsi

realita.co
Kajari Bambang Panca Wahyudi (tengah) diapit Kasi Intelijen lama Akhmad Heru Prasetyo (kanan) dan Kasi Intelijen baru Dicky Andi Firmansyah (kiri).

MADIUN (Realita) - Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun berganti dari sebelumnya Akhmad Heru Prasetyo kini dijabat oleh Dicky Andi Firmansyah. Acara pelantikan dan serah terima jabatan digelar di aula Kantor Kejari Kota Madiun, Selasa (21/2/2023).

Sebelum menjabat sebagai Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun, Dicky ditugaskan sebagai Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Nganjuk. Sementara, Heru diberikan amanah sebagai Kasi Ketahan Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kejaksaan Agung RI.

Baca juga: Kajari Madiun Tegaskan Tak Ada Toleransi Pemerasan, Dugaan OTT Kepala Desa Dipastikan Tak Terbukti

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Madiun, Bambang Panca Wahyudi Hariyadi mengatakan, mutasi dan promosi jabatan adalah hal yang rutin dilakukan. Karenanya ia berharap bagi pejabat yang baru dapat melanjutkan kebijakan yang ada serta meningkatkan program kerja yang sudah ditetapkan, utamanya dalam hal pencegahan korupsi.

"Mutasi dan promosi jabatan di Kejaksaan itu biasa dan rutin dilaksanakan. Dimana hal itu untuk menambah pengalaman dan pengetahuan bagi yang bersangkutan. Juga untuk persiapan promosi jabatan. Sehingga kedepan pimpinan-pimpinan Kejaksaan ini sudah matang dilapangan," katanya.

Baca juga: Camat dan DPMD Kabupaten Madiun Mendatangi Kantor Kajari, Klarifikasi Isu Pungli Rp1,5 M ke Kejaksaan

Pencegahan korupsi, lanjut Bambang, menjadi atensi khusus baginya. Untuk itu, bagi pejabat yang baru harus terus melaksanakan program-program pencegahan. Mulai dari program Jaksa Menyapa, Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa Menjawab, maupun pencegahan tindak pidana korupsi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Madiun. Apalagi, Kota Madiun telah meraih penghargaan Surfei Penilaian Integritas (SPI) terbaik nasional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu, tidak lepas dari dukungan Kejaksaan. 

"Pencegahan tindak korupsi di dinas harus terus digencarkan. Apalagi Kota Madiun telah mendapatkan penghargaan SPI dari KPK. Dan kami mengharapkan dari internal kami tidak mengganggu kinerja Pemkot. Sinergitas ini harus kita teruskan," ujarnya.

Baca juga: Tahap Krusial Seleksi JPTP Bondowoso: Asesmen Tuntas

Sementara bagi pejabat lama, Bambang mengucapkan selamat dan terimakasih atas dedikasi yang selama ini diberikan bagi internal Kejari Kota Madiun.paw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru