Miris, Diduga Bocah Penderita Kanker di Lampung Selatan Terkendala KIS

realita.co
Kondisi kaki pasien yang mengenaskan. Foto: tommy

LAMSEL (Realita)- Erwin Dealova (8) seorang anak warga Pulau Tejang Sabesi, Kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Saat ini dirinya menderita kanker getah bening yang berdampak benjolan di kaki sebelah kiri karena sudah sangat parah, benjolan pada bagian kakinya semakin hari semakin membesar hingga sebesar bola tenis.

Anak kedua dari dua bersaudara pasangan Munzaril (39) dan Ratu Atupah (33), warga RT 008/ RW 003, Desa Pulau Tejang Sabesi, Kecamatan Raja Basa itu kini hanya bisa berdiam diri terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah Dr H. Bob Bazar Kalianda dan tidak bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya. Derita itu sudah ia alami sejak setahun lalu.

Baca juga: Bocah Kanker di Lamsel Harapkan Bantuan, Ini Respon PJS Kepala Desa Tejang Sabesi

Ketika Realita.co menghubungi Munzaril, ayahanda dari ananda Erwin Dealova (8) pada Sabtu malam, (9/9/2023), dirinya memceritakan, saat ini anaknya duduk dibangku Kelas 2 (Dua) Sekolah Dasar (SD) nampak menangis dan merintih merasakan sakit yang ia alami. Badannya kurus kering, wajahnya yang pucat sesekali terlihat menahan sakit pada setiap bagian tubuhnya ketika di sentuh kedua orang tuanya.

"Sekarang sudah nggak sekolah, karena masih sakit. Ya, kalau di sentuh pada semua bagian tubuhnya dirinya merintih kesakitan," ucap Munzaril sambil berkat lirih sambil menunduk, Selasa (10/7/2018).

Masih cerita Munzaril, kanker yang diderita anaknya tersebut sudah diderita selama setahun  lebih lamanya ketika sang anak masih bermain dengan teman-temannya seperti sediakala. Karena benjolan di kaki kirinya mengalami benjolan, lama-lama benjolan tersebut membesar dan mengeluarkan cairan.

"Setelah diperiksakan ke RSUD Dr H. Bob Bazar oleh dokter dinyatakan bahwa benjolan tersebut adalah Kanker Getah Bening, dan sekarang anak saya di rawat," terangnya.

Ayah Erwin menuturkan, karena terdapat Kanker Getah Bening maka pihak Rumah Sakit melakukan perawatan.

Baca juga: Bunda Nia Ajak Perempuan Sumenep Waspadai Kanker Leher Rahim dan Payudara

"Sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit di Bandar Lampung. Saat ini saya mengalami kesulitan masalah kartu jaminan kesehatan yang terkendala dan kebutuham lainnya," ungkapnya sambil terbata-bata suara sang ayah.

Untuk saat ini, belum ada instansi terkait yang merespon bantuan untuk penderitaan anak saya yang saat ini terbaring di RSUD," sambungnya.

Berbagai usaha sudah dilakukan oleh Munzaril demi menyembuhkan anak kesayangannya itu. Penyembuhan secara medis maupun akternatif telah dilakukan, tapi tiada hasil.

Baca juga: Ditolak Rumah Sakit, Ibu dan Bayi yang Dikandungnya Meninggal

"Saya mohon bantuan untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar cepat tanggap dan para dermawan yang mau membantu kesembuhan anak saya. Saya mohon," lanjutnya.

Penghasilan Munzaril  sebagai buruh serabutan yang tidak menentu membuatnya hanya bisa mengandalkan bantuan dari tetangga maupun orang terdekat. Ia berharap buah hatinya benar-benar bisa segera sembuh dan sehat seperti sedia kala dari keajaiban Sang Pencipta.

Ketika di Konfirmasi, Doni PJS Kepala Desa Tejang Pulau Sabesi, Kecamatan Raja Basa belum merespon pesan wartawan terkait kendala yang dialami kedua orang tua bocah penderita Kanker Getah Bening. Tom

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru