Sepi Pengunjung, Bursa Mobil Bekas Dumilah Park Mati Suri

realita.co
Suasana bursa mobil bekas di Dumilah Park Kota Madiun.

MADIUN (Realita) - Hidup segan, mati pun tak mau. Pepatah ini cocok untuk mengambarkan suasana bursa mobil bekas (mobkas) di Dumilah Park Kota Madiun. Saat ini kondisinya sepi dari aktifitas jual-beli.

“Penurunan drastis. Untuk penjualan turun sampai 50 persen. Usernya (pengunjung,red) juga jarang yang masuk kesini. Teman-teman juga pada sambat,” kata Agus Sunaryanto salah satu penjual mobkas di Dumilah Park, Selasa (26/9/2023).

Baca juga: Wamendag Tinjau Pasar Besar Madiun, Pastikan Stabilitas Harga Jelang Nataru

Senada dikatakan Bagus Suprapto. Penjual mobkas ini mengakui omsetnya turun hingga 50 persen lebih. Kondisi ini jauh berbeda disaat awal-awal pembukaan bursa mobkas di Dumilah Park. “Sampai separo lebih penuruananya. Kalau awal-awal dulu ramai karena banyak pengunjung. Sekarang kalau toh ada transaksi biasanya sesama antar pedagang saja,” ujarnya.

Saat ini, dirinya hanya mengandalkan penjualan lewat media sosial (medsos). Cara ini dirasa lebih efektif dari pada harus transaksi melalui konvensional. “Sekarang sudah era transformasi digital, kita menggunakan medsos itu. Rata-rata penjualannya yang banyak dari medsos itu,” terangnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Madiun Geram, Pernyataan Disdag Soal Rasuah Dinilai Merendahkan

Pedagang lainnya, Andri Nur Cahyo justru mengaku omset jualannya turun sekitar 60 persen. Untuk itu, ia berharap kepada Pemkot Madiun supaya turut membantu mempromosikan bursa jual beli di Dumilah Park. Sehingga dapat kembali ramai.

“Jual beli mobil saat ini menurun. Penurunanya sekitar 60 persen. Mau nggak mau ya telaten untuk mencari konsumen,” tuturnya.

Baca juga: APPSI Kota Madiun Dirikan Posko Pengaduan

”Setidaknya pemerintah membantu kita untuk promosi, agar menjadi ikon pusat penjualan mobil bekas di wilayah Jawa Timur,” harapnya.adi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru