SUMENEP (Realita)- Menjelang musim tanam tembakau, Komisi II DPRD Sumenep, Jawa Timur berharap harga tembakau tetap stabil pada tahun ini. Sebab, tembakau merupakan harapan semua petani khususnya di kabupaten berjuluk Kota Keris.
"Kami di legislatif berharap harga tembakau tahun ini tetap stabil, bahkan kalau bisa lebih baik dari tahun kemarin," ujar Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Gunaifi Syarif Arrodhy, Minggu (19/5/2024).
Baca juga: DPRD dan Pemkab Sumenep Sahkan Tiga Raperda, Dorong Ekonomi Daerah
Selain itu, kata Rody, panggilan akrabnya, pihaknya juga meminta pemerintah Kabupaten Sumenep dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) ikut andil dalam memperjuangkan petani tembakau.
"Kami minta DKPP harus mengawal persoalan harga tembakau. Karena mayoritas masyarakat kita adalah petani," tegas politisi PAN ini.
Baca juga: Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Reses, Infrastruktur Masih Jadi Sorotan
Sementara, salah seorang petani di Kecamatan Lenteng, Ruddin menyambut baik dukungan dari legislatif. Ia berharap harga tembakau tahun ini minimal sama dengan tahun kemarin.
"Kalau harga tahun kemarin mulai dari Rp40.000 sampai Rp70.000 per kilo," jelasnya.
Baca juga: Ketua DPRD Sumenep Dukung Penertiban Hiburan Malam Saat Ramadan
Ruddin menuturkan, jika harga tembakau minimal sama dengan tahun lalu, petani akan menikmati untung. Namun, jika tidak, maka kerugian bakal menghantui petani. Sebab, biaya yang dikeluarkan petani mulai dari menanam hingga panen sangat besar.
"Makanya, kami berharap bapak dewan dan pemerintah daerah serius mengawal urusan harga tembakau. Karena modal yang kami keluarkan tidak sedikit," harapnya, menandasi. (haz)
Editor : Redaksi