BATU (Realita)- 33 Pondok Pesantren se-Kota Batu mengikuti sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, bagi ormas dan masyarakat Kota Batu yang digelar Kesbangpol Kota Batu di salah satu Hotel di Kota Batu. Kamis ( 26/9/2024)
Sebelumnya dihari pertama Kesbangpol Kota Batu juga mengundang sekitar 250 Ormas guna sosisliasai dengan mengusung tema yang sama dengan tujuan guna meningkatkan partisipasi masyarakat Kota Batu menjelang pilkada serentak tahun 2024.
Baca juga: Dinkes Kota Batu Penyakit TBC Jadi Perhatian Serius di HKN ke-61
Kabid Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kota Batu, Badrut Tamam Widarto, SH. MH. mengatakan, sosialisai adalah bagian dari tugas dan fungsi pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol Kota Batu. Salah satunya adalah memfasilitasi penyelegara dan sosialisasi Pilkada serentak guna peningkatan partisipasi masyarakat.
"Dengan kita menjaring sebanyak mungkin elemen-elemen yang ada masyarakat, yaitu kita mengundang Ormas, kelompok masyarakat dan Santri karena disana banyak pemilih pemula yang kita bidik. Yang mungkin selama ini tidak tersentuh informasi dari luar Pondok Pesantren," ujar Badrut
Baca juga: Wali Kota Batu dan Kajari Batu Teken Kerja Sama Pidana Kerja Sosial
Lebih lanjut, Badrut Tamam Widarto menjelaskan, pihaknya dengan KPU dan Bawaslu berkolaboratif karena dalam sosialisasi kali ini juga Kesbangpol juga mengundang narasumber dari KPU, Bawaslu, Kejaksaan , Polri dan TNI.
" Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi yang diselenggarakan bisa meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat. Semoga di pilkada kali ini bisa melampaui target saat pilpres kemarin," harapnya
Baca juga: Wali Kota Batu Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 1.233 Pegawai
Sementara itu Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto menambahkan, sosialisasi ini sebagai upaya bersama untuk meningkatan partisipasi masyarakat yang sudah cukup tinggi dan peningkatan kwalitas.
" Tidak hanya pemilih pemula tetapi KPU bersama Pemkot Batu aku menemui seluruh lapisan masyarakat yang mempunyai hak pilih tetapi penekananya memang iya pemilih pemula yaitu melalui Pondok Pesantren," terang Heru. (Ton)
Editor : Redaksi