JOMBANG (Realita)- Melalui bidang kebudayaan yang dipimpin Heru Cahyono, Dinas P dan K menggaungkan Jombang resik melalui momen karnaval parade mobil hias dan mobil hasil bumi.
Usai acara, ada kegiatan membersihkan jalanan dari sampah yang dipimpin Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo.
Baca juga: Diduga Ada Oknum ASN Disdikbud hingga Komite Bawa Siswa Titipan, DPRD Jombang Desak Klarifikasi
Event tahunan yang selalu ditunggu masyarakat tersebut diikuti sebanyak 34 mobil hias.
Selain itu ada hasil bumi yang dibagikan kepada penonton, yaitu berupa sayur-sayuran. Start karnaval dimulai dari Jalan Gus Dur, dan finish di gedung tenis Indoor.
Baca juga: Siswa SD di Jombang Hanya 14 Hari Belajar selama Ramadhan
Aksi bagi-bagi sayur tersebut membuat jalanan yang dilintasi banyak sampah.
Pj Bupati bersama Forkopimda serta relawan melaksanakan aksi pungut sampah sebagai bagian dari gerakan Jombang Resik yang juga diikuti 150 orang lainnya.
Baca juga: Disdikbud Jombang Pastikan Siswa Baru SD hingga SMP Tahun 2025 Terima Seragam Jadi
Terdiri dari pegiat lingkungan, pelajar, pemuda peduli lingkungan dan petugas kebersihan yang menyebar di sepanjang rute karnaval.
’’Karnaval atau pawai budaya tahun ini kami mengusung konsep mobil hias. Ini menjadi event tahunan dari Bidang Kebudayaan Dinas P dan K, kami terus lakukan evaluasi untuk berbenah setiap tahun,’’ tegasnya.rif
Editor : Redaksi