PONOROGO (Realita)- Kendati berlebel abdi negara, namun tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Ponorogo dipertanyakan. Pasalnya, hingga memasuki bulan ke 8 di tahun 2021 ini ratusan ASN belum juga melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) wajib pajak (WP).
Dari data di Kantor Pelayanan Pajak Terpadu (KPPT) Pratama Ponorogo tercatat, dari 7.737 WP ASN di Ponorogo, lebih dari 758 atau 10% ASN Pemkab belum juga menyetorkan SPT pajak tahunan hingga kini. Dimana mayoritas merupakan ASN Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Ponorogo. Padahal, sejak Juli lalu KPPT Pratama telah mengirim surat teguran kepada Sekertariat Daerah (Setda) Ponorogo terkait pelaporan pembayaran pajak penghasilan ASN Pemkab tersebut.
Baca juga: Polantas Menyapa, Anggota Samsat Surabaya Utara Berikan Panduan Secara Langsung ke Wajib Pajak
Padahal pertahunnya, dari dana sertifikasi guru Ponorogo senilai total Rp 200 miliar, setoran pajak negara dapat terkumpul hingga Rp 20 miliar.
Kepala KPPT Pratama Ponorogo Indra Priyadi mengaku hingga kini belum ada satu pun dari 758 ASN itu melaporkan SPT nya ke KPPT. Ia pun meminta para ASN Pemkab untuk dapat menjadi contoh yang baik kepada masyarakat dalam hal kepatuhan pajak.
Baca juga: Pemprov dan DPRD Jatim Minta Daerah Tidak Naikkan PBB: Ekonomi Rakyat Lagi Sulit
" ASN itu dilihat dari mencontohkanya. Bahwa abdi negara itu harus melaksanakan kewajiban pelaporan, karena pajaknya telah dipotong dari bendahara otomatis mereka tidak ada pembayaran lagi. Namun kewajiban pelaporan tetap," ujarnya, Senin (23/08).
Indra mengaku, guna menagih pelaporan SPT tahunan abdi negara Pemkab Ponorogo itu, pihaknya sudah mendatangi Sekda dan Plt Kepala Dinkes Agus Pramono, Plt Kepala BPPKAD Ponorogo Agus Pramono, serta Dinas Pendidikan Endang Retno Wulandari, guna mendesak para ASN ndaleg ini segera menyetorkan SPT pajak penghasilanya. Namun hingga kini belum ada perkembangan.
Baca juga: Arif Fathoni Bantah Pernah Beri Pernyataan soal Polemik Pajak SPBU
" Kami harap temen-temen segera lapor dech. Apapun kesulitanya kami siap bantu," pungkasnya. Lin
Editor : Redaksi