SURABAYA (Realita)- Sebuah mobil Suzuki Ertiga putih L 1985 IQ ditabrak Kereta Api (KA) Commuter Line Blorasura di pelintasan rel Jalan Tambak Mayor, Asemrowo, Surabaya, Jumat (7/2/2024), pukul 19.21 WIB.
Kabar baiknya, tujuh orang penumpang, di dalam Mobil tersebut selamat dan dalam kondisi baik-baik saja. Namun naas, kendaraan mobil berwarna putih tersebut ringsek dan terseret kereta api sejauh kurang lebih 75 meter.
Baca juga: Diduga Depresi, Pria Tak Dikenal Tabrakkan Diri ke Kereta Api
Adapun kejadian tersebut terjadi saat Kereta Api Commuter Line Blorasura relasi Surabaya Pasarturi – Cepu melitas, dari arah timur menuju barat.
Warga setempat, Arifin menjelaskan, Ertiga terseret hingga ke perlintasan jalur rel di depan rumahnya.
"Mobilnya terseret, kira-kira jaraknya itu 75 sampai 100 meter lebih mobilnya," katanya.
Sementara warga yang lain, Amin mengatakan, insiden bermula ketika mesin mobil tersebut mati ketika melintasi rel.
Baca juga: Asyik Main Layangan, Bocah 8 Tahun Tewas Ditabrak Kereta
"Awalnya itu mobilnya mati pas diatas rel, palang pintu tapi belum tertutup. Penumpang langsung keluar semua. Alhamdulillah semuanya selamat," ungkap Amin.
Diketahui, pemilik mobil itu bernama Holilik (36). Mobil ditumpangi sebanyak tujuh orang rombongan yang merupakan warga Tambak Mayor. Mereka dikabarkan sehabis pulang melayat anggota keluarganya yang meninggal.
"Semua warga sini (Tambak Mayor), sebanyak tujuh orang, mereka selamat karena loncat dari mobil saat kereta itu menabrak," tukas Amin.
Baca juga: Terobos Palang Pintu, Taksi Listrik Ditabrak Kereta
Terpisah, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif melalui keterangan tertulis menjelaskan, kecelakaan itu terjadi tepat di KM 226+900 petak jalan antara Stasiun Surabaya Pasar Turi - Stasiun Tandes.
"Beberapa saat setelah kejadian, dilakukan pemeriksaan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP). Lalu, didapati posisi kendaraan mobil menghalangi jalur KA yang mengakibatkan perjalanan KA Commuter Line Blorasura terganggu," kata dia.sd
Editor : Redaksi