BATU (Realita)- Dengan mengenakan stelan Baju ala militer dan topi yang dipakai layaknya seorang tentara, Wali Kota Batu Nurochman setelah selesai dilantik Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Pebruari 2025 kemarin.
Di hari pertama menjabat langsung mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah mulai dari tanggal 21 sampai 28 Pebruari 2025 yang di ikuti sebanyak 505 Kepala Daerah se-Indonesia.
Baca juga: Dinkes Kota Batu Penyakit TBC Jadi Perhatian Serius di HKN ke-61
Tampak Wali Kota Batu, Nurochman beserta kepala daerah yang lain, masuk ke shuttle bus yang disediakan oleh Akmil Magelang untuk menuju lokasi retreat, pada awal hari kegiatan, Jumat (21/2/2025).
Wali Kota Batu, Nurochman mengatakan bahwa selama kegiatan retreat kepala daerah roda pemerintahan tetap berjalan yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Batu sebagai Plh. Wali Kota Batu untuk sementara waktu.
"Alhamdulillah, hari ini mengikuti retreat kepala daerah di Akmil Magelang mulai tanggal 21 hingga 28 mendatang. Selama masa retreat ini pemerintahan terus berjalan dipimpin oleh mas wawali (Heli Suyanto) yang nanti akan segera melakukan rapat bersama kepala OPD," kata Wali Kota Batu Nurochman.
Baca juga: Wali Kota Batu dan Kajari Batu Teken Kerja Sama Pidana Kerja Sosial
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di beberapa kesempatan menjelaskan, bahwa retreat ini bertujuan untuk membangun ikatan emosional dan kerja sama yang lebih erat antara kepala daerah dengan pemerintah pusat. Dengan adanya harmonisasi ini, diharapkan implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah bisa lebih efektif dan efisien.
Retreat akan dikemas dalam format diskusi terbuka yang memungkinkan kepala daerah untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, juga akan menghadirkan beragam pemateri yang akan memberikan wawasan mendalam terkait tugas dan tanggung jawab kepala daerah.
Baca juga: Wali Kota Batu Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 1.233 Pegawai
Lima pokok utama yang akan menjadi fokus pembekalan adalah 1. Pemahaman Tugas Pokok Kepala Daerah, 2. Pemahaman Astacita, 3. Membangun Kedekatan Emosional Antar Kepala Daerah, 4. Pengelolaan Anggaran Daerah, dan 5. Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan.
Retreat ini hanya diperuntukkan bagi para kepala daerah, sementara wakil kepala daerah baru akan bergabung di hari terakhir, yaitu pada 28 Februari 2025. (Ton)
Editor : Redaksi