BANJARMASIN (Realita)- Fakta baru terungkap dalam insiden perkelahian berdarah di Gang Hariti, Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (23/2/2025) malam.
Korban, MH alias Imi Kobra (40), kembali sadar setelah dilakukan tindakan medis di rumah sakit. Kepada keluarganya, ia mengaku diserang oleh empat orang.
Baca juga: Penusukan saat Malam Tahun Baru di Kota Madiun, Pelaku dan Korban Cekcok Akibat Pengaruh Alkohol
Hal ini diungkapkan oleh keponakan korban, Yoga. Menurutnya, sang paman sempat memberi keterangan saat sedang menjalani perawatan medis.
“Jadi tadi paman sudah sadar, dia bilang saat ke TKP hendak beli es, memang beliau sering ke sana. Nah entah bagaimana ceritanya, paman saya ini tiba-tiba bertemu dengan pelaku dan dia langsung diserang,” ujar Yoga.
Ia menambahkan, berdasarkan cerita korban, penyerangan dilakukan oleh empat orang. Namun yang ia kenali hanyalah pelaku yang menyerahkan diri.
Sementara tiga orang lainnya, MH tak mengenalnya.
Baca juga: Rayakan Malam Tahun Baru dengan Pesta Miras, Remaja 19 Tahun Tewas Ditusuk Temannya Sendiri
“Info yang saya dengar pas beliau sadar tadi begitu,” tambahnyaSementara itu, pihak kepolisian sebelumnya telah mengamankan satu orang terduga pelaku, AD (36), yang menyerahkan diri usai kejadian.
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, membenarkan bahwa korban dan pelaku saling mengenal.
Namun, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain, mengingat korban mengalami sekitar 30 luka tusuk di berbagai bagian tubuhnya.
Baca juga: Pemuda Tewas Ditusuk di Bandung, Polisi Buru Pelaku
Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi lengkap insiden ini.
Korban sendiri masih dalam keadaan kritis dan dirawat di IGD RSUD Ulin Banjarmasin.uj
Editor : Redaksi