Wali Kota Depok Tutup TPS di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Ini Alasannya

realita.co
Banner pemberitahuan penutupan TPS di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor, tepatnya di lingkungan RW 2, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, oleh Wali Kota Depok, Rabu (9/4/2025). (Foto: Istimewa)

DEPOK (Realita) - Permasalahan sampah kembali mencuat di Kota Depok. Kali ini, Wali Kota Depok, Supian Suri, dibuat geram usai melihat langsung tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 30.

Lokasi tersebut tepatnya di lingkungan RW 2, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Baca juga: Ribuan Satlinmas dan Nakes di Surabaya Siap Dukung Kelancaran Pilkada Serentak 2024

Momen ini terlihat saat Supian Suri sedang melakukan aktivitas lari pagi.

Sebelumnya, informasi tersebut juga diinformasikan oleh Gubernur Jawa Barat yang mendapat laporan dari netizen atas keberadaan tumpukan sampah ini.

Benar saja, saat melewati kawasan tersebut, Supian Suri melihat banyaknya sampah yang berserakan dan menumpuk hingga merusak pemandangan kota.

"Tadi sempat lari pagi, sempat nemuin ada titik tumpukan sampah ya di Jalan Raya Jakarta-Bogor," ungkap Supian Suri saat diwawancarai awak media, Rabu (9/4/2025).

Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan, Supian Suri langsung mengambil tindakan tegas.

Ia menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok untuk segera membersihkan lokasi itu.

Kemudian, Supian Suri juga meminta Dinas PUPR untuk membongkar Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah tersebut secara permanen.

Baca juga: Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Datang ke TPS, Pemkot bersama KPU Surabaya Gelar Jalan Sehat

"Saya sudah instruksikan Kadis DLHK untuk bersihkan hari ini juga, lalu saya minta Kadis PUPR untuk bongkar. Saya tidak izinkan ada TPS di titik itu lagi," tegasnya.

Sebagai solusi, lanjut Supian Suri, area bekas TPS itu rencananya akan ditanami pohon dan dijadikan taman kota agar tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah.

"Besok kita tanami pohon buat taman," tambah Supian Suri.

Tidak hanya menutup TPS, Supian Suri juga meminta mekanisme baru dalam pengangkutan sampah warga di lingkungan RW 2.

Supian Suri menekankan agar sampah tidak lagi ditumpuk di pinggir jalan.

Baca juga: Tanpa Papan Proyek, Pembangunan TPSA Bagendung Diduga Gunakan Dana Pribadi

"Mekanismenya nanti mungkin dari gerobak, truk datang langsung (sampah) dimasukkan ke truk sampah. Jadi gak ada kesempatan buat masyarakat luar buang sampah di situ," jelas Supian Suri.

Langkah Supian Suri ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Depok dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Supian Suri menuturkan, bahwa tindakan tegas ini menjadi contoh agar warga lebih disiplin dalam mengelola sampah.

"Jadi tempat ini saya tutup, saya bongkar. Nantinya akan kita tanami pohon atau bisa buat taman di situ," pungkasnya. Hry

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru