SURABAYA (Realita)– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong penguatan koperasi sebagai fondasi ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan dan perkampungan. Salah satunya melalui akses pinjaman yang disiapkan bagi Koperasi Merah Putih agar bisa memutar roda ekonomi secara mandiri.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Surabaya, Febriadhitya Prajatara menjelaskan bahwa dana perputaran koperasi akan difasilitasi melalui kerja sama dengan bank-bank milik negara (Himbara).
Baca juga: Pemkot Surabaya Gelontorkan Dana Rp 608 Juta untuk Kanopi PN Surabaya, Apa Urgensinya?
“Kalau bisa manjer (berkembang) di situ, ya berarti dana itulah yang kita pikirkan dari koperasi ke Himbara. Misalnya butuh Rp1 miliar untuk memutar, itu yang kami harus segera lakukan untuk pinjaman tersebut,” ujar Febri, Senin (21/7/2025).
Baca juga: Kuatkan Tali Silaturahmi, Wali Kota Surabaya Ajak Seluruh Jajaran Jaga Lisan dan Bantu Sesama
Febri menegaskan bahwa penguatan koperasi ini merupakan bagian dari visi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam mewujudkan Kampung Pancasila—sebuah konsep kampung yang mandiri secara sosial dan ekonomi.
"Misalkan di kampung itu ekonominya sudah berputar sendiri, mau beras didrop di situ dan dibeli warga situ, mau minyak didrop dan dibeli warga situ, maka InsyaAllah, menuju Kampung Pancasila itu juga menjadi bagian dari Koperasi Merah Putih,” jelasnya.
Baca juga: Pencairan THR ASN Pemkot Madiun 2026 Terancam Molor, Masih Tunggu Persetujuan Kemendagri
Ia optimistis, koperasi yang kuat akan menciptakan kemandirian ekonomi warga, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat akar rumput. Pemkot pun berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan akses permodalan agar koperasi bisa berkembang dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.yudhi
Editor : Redaksi