Saking Kayanya, Mark Zuckerberg Beli 11 Rumah Tetangganya dengan Harga 3 Kali Lipat

realita.co
Mark Zuckerberg dan istrinya. Foto: dok Facebook

WASHINGTON (Realita)- Crescent Park semula kawasan perumahan yang dihuni oleh warga dari beragam latar belakang. Namun, sejak Mark Zuckerberg pindah ke sana, kompleks itu perlahan didominasi olehnya.

Dilansir dari The Seattle Times, banyak tetangga Zuckerberg perlahan pindah rumah sejak kedatangannya 14 tahun lalu. Ternyata penemu Facebook itu membeli 11 rumah tetangganya.

Baca juga: Elon Musk Tantang Mark Zuckerberg Bertarung, Siapa Bakal Menang?

Sederet transaksi itu menghabiskan lebih dari US$ 110 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun (kurs Rp 16.155). Rumah-rumah tersebut bisa ditawar sebesar US$ 14,5 juta atau sekitar Rp 234,2 miliar. Bahkan, harga rumah bisa dua atau tiga kali lipat dari nilai properti.

Beberapa propertinya dibiarkan kosong. Sementara lima propertinya diubah menjadi kompleks yang terdiri dari rumah utama untuknya, istrinya Priscilla Chan beserta ketiga putri mereka. Lalu, terdapat rumah tamu, taman yang rimbun, lapangan pickleball di dekatnya, dan kolam renang.

Kompleks itu dikelilingi oleh deretan pagar tanaman yang tinggi. Salah satu bangunan kosong digunakan untuk hiburan dan sebagai tempat pesta outdoor.

Kemudian, properti lain telah digunakan selama beberapa tahun terakhir sebagai sekolah swasta untuk 14 anak. Padahal itu tidak diperbolehkan untuk penggunaan rumah di lingkungan tersebut berdasarkan peraturan kota.

Di bawah kompleks tersebut, Zuckerberg telah menambahkan ruang bawah tanah seluas 650 meter persegi. Proyek ini menghasilkan delapan tahun konstruksi sehingga memenuhi jalan-jalan dengan peralatan besar dan banyak kebisingan.

Selain itu, Zuckerberg memasang pengawasan ketat di lingkungan tersebut, termasuk kamera yang ditempatkan di rumahnya dengan pandangan ke properti tetangga. Ia juga mempunyai tim penjaga keamanan yang duduk di dalam mobil, merekam beberapa pengunjung, dan bertanya kepada apa yang mereka lakukan saat berjalan di trotoar umum.

Baca juga: Pendiri Facebook Mark Zuckerberg ternyata Jago Jiu Jitsu

Aaron McLear, juru bicara Zuckerberg and Chan mengatakan pasangan tersebut sudah berusaha berbagai cara untuk berlaku baik kepada tetangga. Para staff menyediakan nomor kontak untuk menyampaikan potensi gangguan dan menerima pengaduan tetangga.

"Mark, Priscilla, dan anak-anak mereka telah menjadikan Palo Alto rumah mereka selama lebih dari satu dekade. Mereka menghargai menjadi anggota komunitas dan telah mengambil
sejumlah langkah untuk menghindari gangguan di lingkungan tersebut," kata McLear.

Namun, para tetangga merasa kesal karena Zuckerberg seakan mengambil alih perumahan. Padahal ia seharusnya dapat membangun kompleks di tempat lain.

"Tidak ada perumahan yang ingin dijajah. Tapi itulah yang mereka lakukan," kata salah satu tetangga Michael Kieschnick," imbuhnya.

Rumah Kieschnick berada di Hamilton Avenue. Tiga sisi rumahnya dikepung tiga properti Zuckerberg.

Meski sering jual beli properti, Palo Alto memang sudah lama menjadi tempat Zuckerberg menetap. Ia pertama kali membeli rumah di Crescent Park pada 2011. Rumah itu seluas 520 meter persegi di Edgewood Drive.

Para tetangga mulai resah ketika Zuckerberg mulai membeli lebih banyak properti. Pada 2012 dan 2013, ia menghabiskan lebih dari US$ 40 juta atau sekitar Rp 646 miliar untuk membeli empat rumah. Letak bangunan itu membentuk huruf 'L' sekitar rumah pertamanya. Lalu, ia diam-diam membeli enam rumah lagi pada 2022.Joh

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru