Luncurkan Desa Hebat, Pemkab Ponorogo Gencar Sosialisasi Ke Kecamatan, Fokuskan 32 Parameter

realita.co
Tim teknis program Desa Hebat saat melakukan sosialisasi di Kecamatan Babadan. Foto: Zainul

PONOROGO (Realita)- Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi memulai rangkaian sosialisasi Program Desa Hebat 2025 usai resmi dilaunching Bupati Sugiri Sancoko beberapa waktu lalu. Kegiatan ini sendiri sebagai upaya penguatan pembangunan desa berbasis indikator yang terukur. Sosialisasi ini menyasar seluruh kecamatan di Ponorogo, dengan melibatkan aparatur pemerintah desa sebagai audiens utama.

Sosialisasi Program Desa Hebat sendiri dimulai pada 26 Agustus hingga 4 September 2025 mendatang. Pada hari pertama pelaksanaan sosialisasi Desa Hebat, tiga tim yang terdiiri dari Tim teknis program Desa Hebat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan sosialisasi di tiga kecamatan, yakni Babadan, Bungkal, dan Ngrayun.

Baca juga: Berkas Lengkap, Sugiri cs Disidang di Pengadilan Negeri Ponorogo 

Kegiatan ini menitikberatkan pada pemahaman mendalam terhadap 32 parameter pembangunan desa dari 9 tatanan utama dalam konsep Desa Hebat. Selain itu, peserta juga dibimbing dalam melakukan input data secara digital melalui aplikasi resmi di laman desahebat.ponorogo.go.id.

Ketua Tim Sosialisasi Program Desa Hebat, Nanang Nasrianto , Desa Hebat bukan ajang perlombaan, namun gerakan nyata dalam meningkatkan kualitas hidup lebih tinggi. Kegiatan ini juga merupakan langkah strategis agar desa dapat melakukan perencanaan dan evaluasi pembangunan secara objektif dengan didukung data yang real sesuai kondisi lapangan.

Baca juga: Soal Sekda Difinitif, Plt Bupati Ponorogo Ungkap Calon Terpilih Sudah Diajukan Ke Gubernur 

“Melalui 32 parameter ini, desa bisa menilai sejauh mana pencapaian pembangunan mereka. Input data ke aplikasi bukan sekadar formalitas, tapi jadi dasar pengambilan keputusan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Babadan, Hanifah , dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap perangkat desa bisa aktif berperan dalam proses input dan pengolahan data di tingkat desa.

Baca juga: Banyak Jabatan Kadis di Ponorogo Kosong, BKPSDM Ungkap Alasan Percepatan Pengisian Sekda

“Program ini kami harap bukan sekadar formalitas saja oleh desa , tapi bagian dari komitmen kita mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Sehingga terwujud Desa Hebat yang hebat disegala aspek,” harapnya.

Dengan adanya sosialisasi langsung di kecamatan, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Ponorogo mampu memahami konsep Desa Hebat secara menyeluruh dan melakukan pengisian data dengan akurat, sehingga program ini dapat berdampak nyata pada pembangunan desa di tahun-tahun mendatang. Znl.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru