KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menghadiri Haul Ke-1 Almarhum KH. M Douglas Thoha Yahya atau akrab disapa Gus Lik dan peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Assa'idiyyah Jamsaren, Kamis, 11 September 2025, malam.
Acara berlangsung khidmat dan penuh doa, menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi. Serta mendoakan para ulama dan pendahulu yang telah berjasa bagi umat.
Baca juga: Mulai 18 Maret, Penumpang Kereta di Stasiun Kediri Diprediksi Melonjak
"Alhamdulillah kita bisa berkumpul semua di sini dalam keadaan sehat wal afiat. Tentunya untuk bersama-sama mengikuti Haul dari Gus Lik," ujar Wali Kota Kediri.
Menurut Wali Kota Kediri, haul ini adalah momentum untuk meneladani perjuangan dan ilmu yang telah diberikan oleh almarhum Gus Lik.
Di mana almarhum Gus Lik sendiri merupakan seorang kyai yang luar biasa.
Baca juga: Jelang Mudik, Wali Kota Kediri Sidak Terminal Tamanan: Bus Layak Jalan, Sopir Dites Narkoba
Banyak sekali teladan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti toleransi, kerukunan, gotong-royong, kesabaran serta keikhlasan. Teladan ini lah yang harus diterapkan dalam menjalani kehidupan.
“Menurut saya almarhum Gus Lik ini adalah seorang pendidik, motivator, sekaligus pejuang agama. Dari beliau banyak nilai-nilai yang bisa kita jadikan teladan. Saya kagum dengan almarhum Gus Lik," ujarnya.
Baca juga: Kemiskinan Turun, IPM Tembus 82,71: Pendapatan Kota Kediri 2025 Juga Lampaui Target
Dalam haul ini, Wali Kota Kediri juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhum Gus Lik, serta terus mengaplikasikan ajaran-ajaran yang telah diberikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Saya berdoa beliau diberikan surga paling indah di sisi Allah. Semua ajaran beliau bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh santri maupun masyarakat Kota Kediri. Ini bisa jadi amal jariyah dari almarhum Gus Lik," pungkasnya. (Kyo)
Editor : Redaksi