JAKARTA (Realita) - Polemik banyaknya kasus keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) masih berlanjut.
Baca juga: Orang Tua Murid PAUD di Madiun, Keluhkan MBG Berjamur
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai hal tersebut harus dijadikan bahan evaluasi.
"Yang pertama, tentu semua jenis kejadian harus dijadikan bahan evaluasi. Yang kena keracunan, yang sistemnya lamban, yang berbagai hal harus dijadikan pembenahan," tuturnya di Jakarta Pusat pada Rabu, 24 September 2025.
Tak tinggal diam, Cak Imin mengaku meminta agar kepala Badan Gizi Nasional (BGN) harus bisa mendapatkan solusi dari masalah yang timbul.
Baca juga: Puluhan Siswa di Madiun Keracunan Usai Konsumsi Menu MBG, SPPG Cinta Anak Ditutup Sementara
"Tentu saya minta kepada BGN untuk benar-benar menuntaskan problem-problem yang nyata-nyata ada. Nanti kita tunggu," katanya.
"Pasti, kita di DPR akan melakukan evaluasi agar sistem pelaksanaannya betul-betul tidak ada yang keracunan," sambung Cak Imin.
Baca juga: Dugaan MBG Beracun di Madiun, Pihak Penyedia Akui Masak Tengah Malam dan Edarkan ke 31 Sekolah
Ketika ditanya kemungkinan penyetopan program tersebut, Cak Imin memastikan belum ada rencana ke arah sana.
"Tidak ada, tidak ada rencana penyetopan. Saya belum mendengar. Tapi nanti tanya saja, tidak ada," tuturnya.yo
Editor : Redaksi