Jelang Libur Nataru, Puluhan Sopir Bus di Terminal Ponorogo Jalani Pemeriksaan Kesehatan dan Kejiwaan

realita.co
Puluhan sopir bus AKAP dan AKDP yang ada di Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan. Foto: Zainul

PONOROGO  (Realita)- Puluhan sopir bus Antari Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang ada di Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan, Rabu (03/12/2025).

Pemeriksaan mendadak ini dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo bersama Polres, dan Petugas Terminal Tipe A Ponorogo. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan rutin menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2025 untuk memastikan keselamatan transportasi umum.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Arus, Korlantas Polri Persiapkan Skenario untuk Mengurai Kemacetan

Subko Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Dinkes Ponorogo, Ari Susanti mengatakan, tujuan utama pemeriksaan ini adalah memastikan kondisi fisik dan mental pengemudi berada dalam kondisi prima.

"Ini terkait erat dengan keselamatan penumpang dan berkendara selama musim liburan," ujarnya.

Ari mengungkapkan, ada beberapa Item Pemeriksaan Kesehatan untuk memastikan sopir bus layak jalan. Antara lain, pemeriksaan urin, tes kandungan alkohol, gula darah dan asam urat, tensi darah, serta pemeriksaan mata untuk mengetahui pengemudi buta warna atau tidak.

Baca juga: Gubernur Khofifah Imbau Kabupaten/Kota di Jatim Tidak Gelar Pesta Kembang Api

“ Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara komprehensif dan hasilnya dapat diketahui seketika itu juga tanpa menunggu hari berikutnya,” ungkapnya.

Ari mengaku, ada tiga kriteria pengemudi dari pemeriksaan ini. Yakni, layak mengemudi, layak dengan syarat, dan tidak layak mengemudi.

Baca juga: PLN Ingatkan Warga Ancaman Cuaca Ekstrem, Siagakan 69 Ribu Personel Sambut Nataru 2025/2026

“ Yang tidak layak kami beri penyuluhan. Yang positif narkoba kami serahkan ke Polres. Yang layak kami berikan surat keterangan hasil yang menyatakan status kelayakannya dan dapat melanjutkankan perjalanan,” akunya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pengemudi bus masih menjalani pemeriksaan kesehatan dan mayoritas dinyatakan layak mengemudi. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru