ASN Pemko Padang Bersihkan SMAN 12 Gurun Laweh Usai Diterjang Banjir Bandang

realita.co
Wakil Wali Kota Padang bersama sejumlah ASN Pemko Padang meninjau dan membersihkan kawasan terdampak banjir bandang di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Foto: Diskominfo

PADANG (Realita)- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Padang menjadi salah satu lokasi terdampak paling parah dalam banjir bandang yang melanda Kota Padang pekan lalu. Berada di kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, sekolah ini disapu lumpur setinggi dada orang dewasa pada Jumat (5/12/2025).

Pasca surutnya banjir, aparatur sipil negara (ASN) Pemko Padang langsung turun tangan membantu pemulihan. Pada Minggu (7/12/2025) pagi, puluhan ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) bergotong royong membersihkan ruang kelas, halaman, hingga drainase yang tertimbun material lumpur.

Baca juga: Masterplan Smart City Kota Padang 2025-2035 Masukkan Mitigasi Bencana

“Kita melihat banyak rumah dan sekolah di sekitar sini yang terendam banjir serta lumpur. Kita harus saling membantu membersihkannya bersama-sama,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin apel sebelum gotong royong dimulai.

Suasana di halaman SMAN 12 berubah menjadi arena kerja bakti. Meja dan kursi belajar yang sebelumnya berserakan ditata kembali. Tumpukan lumpur diangkat menggunakan cangkul, sekop, dan karung, lalu dibuang keluar lingkungan sekolah. Petugas juga fokus mengeruk drainase yang tersumbat lumpur tebal.

“Semoga setelah ini sekolah dapat segera difungsikan kembali,” harap Maigus.

Baca juga: Tanoto Foundation Salurkan 300 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Padang

Selain membersihkan bangunan sekolah, ASN juga menyisir rumah-rumah warga di sekitar Gurun Laweh. Material lumpur yang menutup jalan dan saluran air turut dibersihkan agar kawasan itu kembali dapat dilewati.

Kegiatan gotong royong tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemko Padang, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar, Asisten III Corri Saidan, Asisten II Didi Aryadi, Kepala Diskominfo Boby Firman, serta beberapa kepala OPD lainnya.

Baca juga: Pemko Bandar Lampung Bawa Bantuan Rp200 Juta ke Padang, Sekda: Kami Terharu Kepedulian Daerah Lain

Sejak banjir bandang melanda, siswa SMAN 12 yang tidak terdampak diwajibkan hadir ke sekolah untuk membantu pembersihan. Mereka ikut bergabung bersama para ASN, bahu-membahu memulihkan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Solidaritas antara pemerintah, siswa, dan warga menjadi pemandangan yang menguatkan semangat pemulihan Gurun Laweh pascabencana. (Adv/Amryan)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru