Wakapolres Batu Tegaskan, Operasi Keselamatan Semeru 2026, Keselamatan Masyarakat Paling Utama

realita.co
Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Semeru 2026 yang di pimpin langsung Wakapolres Batu, Kompol Anton Widodo, S.H., M.H.,Senin (2/2/2026). Foto: Suprianto

BATU (Realita)- Polres Batu melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Semeru 2026 yang di pimpin langsung Wakapolres Batu, Kompol Anton Widodo, S.H., M.H., di Halaman Mapolres Batu. Senin (2/2/2026).

Dengan mengusung tema " Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026". Peserta apel dikuti oleh, TN-Polri, Satpol PP, Dishub Kota Batu. 

Baca juga: Jelang Long Weekend, Polres Batu Perketat Pengamanan Kawasan Wisata dan Titik Rawan Macet

Wakapolres Batu membacakan amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. menyebutkan berdasarkan data analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru tahun 2025, tercatat sebanyak 531 kasus kecelakaan lalu lintas, yang mengakibatkan 10 korban meninggal dunia, 51 korban luka berat, serta 803 korban luka ringan.

" Gelar pasukan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk melaksanakan pengecekan akhir (final check) terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta soliditas dan sinergitas lintas sektoral," ujarnya

Baca juga: Kapolres Batu Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Permudah Akses Warga Dusun Gerdu

Sementara itu, Wakapolres Batu Kompol Anton Widodo, S.H., M.H. menegaskan komitmen Polres Batu dalam mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026.

“Operasi ini merupakan langkah awal untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026. Kami mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat di atas segalanya,” ujar Kompol Anton Widodo.

Baca juga: Polres Batu Gandeng Warga Bumiaji Perangi Narkoba, Tekankan Bahaya dan Ancaman Hukumnya

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Keberhasilan operasi ini bukan hasil kerja satu pihak, melainkan kerja kolektif bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait. Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi, jaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas, serta niatkan setiap pengabdian sebagai nilai ibadah,” pungkasnya.(Ton)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru