Dari Mangrove ke Ekonomi Rakyat, Hasto Gaungkan Gerakan Merawat Pertiwi

realita.co
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat di pantai asmara.

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong gerakan merawat lingkungan tidak berhenti pada kegiatan penghijauan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Konservasi hutan dan mangrove dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui gerakan ekonomi berbasis lingkungan.

Hal itu disampaikan Hasto saat menghadiri workshop gerakan Merawat Pertiwi di kawasan Pantai Asmara, Malang Selatan, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan anak-anak muda, masyarakat pesisir, serta kelompok nelayan untuk mengembangkan potensi lingkungan menjadi sumber penghidupan berkelanjutan.

Baca juga: Megawati Lantik Hasto Kristiyanto Sebagai Sekjen DPP PDIP

Hasto mengatakan, gerakan Merawat Pertiwi merupakan salah satu platform PDI Perjuangan yang berangkat dari nilai kemanusiaan, keadilan, serta penghormatan terhadap ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Gerakan merawat Pertiwi ini menjadi salah satu platform dari PDI Perjuangan yang berangkat dari aspek ideologis, bagaimana nilai kemanusiaan, keadilan, kemudian menghormati dan merawat ciptaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Hasto.

Menurut dia, upaya menjaga lingkungan dapat diwujudkan melalui gotong royong, penanaman pohon, penghijauan, hingga pelestarian mangrove. Selain menjaga ekosistem, langkah tersebut juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Baca juga: Jadi Saksi Sidang, Staf Hasto Diminta Jaksa Istighfar

Hasto mencontohkan upaya yang dilakukan Saptoyo dan Roni, dua penerima penghargaan Kalpataru, yang dinilai berhasil membawa perubahan signifikan terhadap lingkungan di wilayah mereka.

Perubahan ekosistem tersebut, kata dia, memiliki korelasi dengan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, PDI Perjuangan ingin mempelajari praktik baik tersebut untuk diterapkan di daerah lain.

Baca juga: KPK Buka Bukti Penyadapan Dalam Kasus Hasto, Ada 'Perintah Ibu'

“Kami memberikan apresiasi, kami juga belajar untuk diterapkan di daerah-daerah lain,” katanya.

Melalui workshop tersebut, Hasto berharap gerakan menjaga lingkungan dapat berkembang menjadi gerakan kultural yang melibatkan masyarakat secara luas. Dengan demikian, pelestarian alam tidak hanya menjadi tanggung jawab kelompok tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga. Tyan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru