Diduga Bermotif Cinta Segitiga, Waria Dikepruk Palu, Jantungnya Ditarik Keluar

realita.co
Ilustrasi LGBT.

MINAHASA- RK (31), pelaku pembunuhan sadis waria dengan motif cinta segitiga sesama jenis di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) mengaku mendapat bisikan gaib. Pelaku RK mengaku menerima bisikan korban sebagai merupakan setan.

"Begitu (pelaku mengaku mendapat bisikan gaib)," ujar Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Edi Susanto melansir detik, Sabtu (30/4/2022).

Baca juga: 34 Tersangka Kasus Pesta Gay Dilimpahkan ke Kejari Surabaya

Edi mengatakan pihaknya tak akan langsung percaya dengan pengakuan itu. Pengakuan soal bisikan gaib bahwa korban merupakan setan tak masuk akal.

"Itu kan menurutnya kalau setan korban mana bisa dia bunuh," kata Edi.

Menurut Edi, penyidik saat ini masih mencoba mendalami keterangan pelaku. Penyidik bakal membawa pelaku ke rumah sakit untuk diperiksa kejiwaannya.

Baca juga: Jaksa Mulai Teliti Berkas Perkara Pesta Seks Gay di Surabaya, Libatkan 34 Tersangka

"Makanya kami akan cek kejiwaan pelaku ke psikolog Polda Sulut. Nanti," jelasnya.

Sebelumnya, waria berinisial HM (49) dibunuh secara sadis yang mana kepalanya dipukul pakai martil berkali-kali. Pelaku juga merobek dada korban lalu menarik jantung korban menggunakan tangannya sendiri

Baca juga: Cemburu Istrinya Dirayu, Pria Ini Kejar dan Tebas Pelaku di Depan Kantor Pegadaian

Polisi mengatakan pelaku dan korban terlibat cinta segitiga sesama jenis sebelumnya. Pelaku yang cemburu buta nekat menghabisi korban saat tidur.

"Iya cemburu dan dendam (karena cinta segitiga sesama jenis)," kata Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa, Sabtu (30/4).ik

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru