Belasan Ribu STB TV Digital Dibagikan Gratis di Lamongan

realita.co
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf.

LAMONGAN (Realita) - Belasan ribu Set Top Box (STB) TV Digital dibagikan di Kabupaten Lamongan secara gratis. Alat itu dibagikan kepada masyarakat, khususnya warga yang tidak mampu agar tetap bisa menyaksikan siaran digital tanpa harus membeli televisi baru.

Dandim 0812 Lamongan, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, menjelaskan jika dalam hal ini Kodim 0812 diberikan tugas untuk melakukan pendistribusian hingga ke daerah-daerah pelosok di Kabupaten Lamongan. Dari jumlah yang diberikan tercatat sebanyak 18.670 buah set box yang harus dibagikan dalam waktu 1 bulan ini.

Baca juga: Siaran TV Analog Resmi Disuntik Mati

"Dalam hal ini kodim sifatnya membantu menyalurkan. Jadi kemarin kami kedatangan tamu dari Kominfo dan juga vendor STB TV Digital," kata Dandim 0812 didepan sejumlah awak media di salah satu rumah makan di Lamongan, Kamis (03/11/2022).

"Khusus Lamongan awalnya mendapat 21 ribu sekian. Tapi setelah terindikasi di lapangan, barang yang didukung itu sejumlah 18.670 buah. Ini peruntukannya bagi masyarakat tidak mampu. Serta target pendistribusian 1 bulan, karena mulai hari ini (2/11/2022), yang analog sudah dihapus jaringannya harus sudah digital semua," terusnya.

Baca juga: Per 5 Oktober, TV Analog Resmi Disuntik Mati di Wilayah Ini

Proses pendistribusian melibatkan seluruh babinsa yang sekaligus melakukan verifikasi terkait kondisi calon penerima. "Dalam hal kesesuaian nama, by name by adrress, dan kondisi TV nya. Jadi kalau kondisi TV ini ternyata sudah digital dan meskipun namanya ada di daftar penerima, maka itu tidak akan diberikan," pungkasnya.

Selain mendistribusikan, babinsa juga dibekali dengan bimbingan teknik yang sekaligus didampingi tim teknis STB tersebut untuk mensetting ke TV masyarakat. Sedangkan terkait penerima, menyesuaikan data dari kominfo. 

Baca juga: TV Analog Disuntik Mati pada 2 November 2022

"Lamongan jumlah penerima terbanyak di Kecamatan Modo sekitar seribuan lebih. Kalau yang paling sedikit di Kecamatan Sarirejo," tandasnya.Def

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru