Tidak Ada Lonjakan Sampah Pasca Libur Lebaran di Kota Cilegon

realita.co
Pantauan dilokasi TPSA Bagendung Cilegon pada Jum'at (19/4/2024). Tak ada lonjakan sampah di sana. Foto: Fauzi

CILEGON - Meskipun telah berakhirnya libur Lebaran, Kota Cilegon tidak mengalami lonjakan signifikan dalam volume sampah yang terkumpul.

Kepala Tempat Pengolahan Sampah (TPSA) Bagendung, Elmazeni, S.STP, menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena mayoritas warga melakukan mudik, yang berdampak pada produksi sampah yang tetap konsisten dengan hari-hari biasa bahkan mengalami penurunan.

Baca juga: Gunung Sampah Menggunung di Jawa Barat, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Ancaman Kesehatan

"Adanya libur lebaran ini juga berdampak pada jumlah sampah yang di hasilkan di kota cilegon yang tidak berbeda jauh dari hari-hari biasa bahkan cenderung turun". Kata nya kepada wartawan Via WhatsApp.

Jenis sampah yang dikelola di TPSA masih bervariasi antara sampah rumah tangga dan pasar. Namun, selama libur Lebaran, masyarakat cenderung memasak di rumah, sehingga sampah rumah tangga mendominasi jumlahnya.

"Sejauh ini sampah yang di hasilkan masyarakat kota cilegon baik itu sampah rumah tangga dan sampah pasar masih bisa kami tangani dengan baik".


Elmazeni menegaskan bahwa TPSA Bagendung tetap menjalankan operasional seperti biasa tanpa perlakuan khusus, kecuali saat malam takbiran.

Baca juga: Sungai di Jalan Raya Masangan Wetan- Sukodono, Sidoarjo Penuh Sampah

" karena tidak ada nya lonjakan peningkatan sampah di tpsa kami masih menangani sampah sesuai dengan apa yang di lakukan seperti biasanya / tidak ada perlakukan khusus. hanya saja pada saat malam takbiran kami mensiagakan alat berat untuk menangani sampah masuk di tengah malam karena adanya sampah yang di hasilkan pada saat masyarakat merayakan idul fitri dengan ber takbiran". Ucapnya.

Elmazeni juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Cilegon karena semakin sadar dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Hal ini berarti tidak ada laporan mengenai penumpukan sampah liar di wilayah-wilayah tersebut.

" Kami tpsTPSA Bagendung mengapresiasi masyarakat cilegon karena laporan teman-teman UPTD wilayah masyarakat sudah mulai sadar membuang sampah pada tempatnya yang di sediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sehingga tidak adanya laporan terjadi penumpukan sampah liar yang berarti di Wilayah". Tutup nya.

Baca juga: KLH Tetapkan Kota Madiun Darurat Sampah, LSM Soroti Lemahnya Pengelolaan Lingkungan

Hingga saat ini, TPSA Bagendung mampu mengelola sampah rumah tangga dan pasar dengan baik.

Pemilah sampah di TPSA tetap melakukan tugasnya dalam memilah sampah, terutama plastik dan sampah bernilai jual.fauzi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru