JAWA BARAT (Realita) - Tumpukan sampah yang menggunung di salah satu wilayah Jawa Barat kembali menjadi sorotan publik. Penumpukan yang berlangsung berbulan-bulan ini memicu bau menyengat, mencemari lingkungan, dan menimbulkan kekhawatiran warga terkait risiko kesehatan.
Keluhan warga ramai beredar di berbagai platform digital. Mereka menyebut kondisi semakin memburuk seiring meningkatnya volume sampah, sementara kapasitas pengangkutan dari pemerintah daerah dinilai belum memadai. Selain bau menyengat, gunungan sampah juga menjadi tempat berkembangbiaknya lalat dan sering memicu pembakaran liar oleh sejumlah oknum.
“Kalau sore atau malam, baunya sangat menusuk. Anak-anak sering batuk dan susah bermain di luar,” tulis salah satu warga dalam unggahan yang beredar.
Pakar lingkungan menilai penanganan sampah di wilayah tersebut membutuhkan langkah cepat dan terukur. Mulai dari optimalisasi armada pengangkut, peningkatan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga edukasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.
Sementara itu, pemerintah daerah menyampaikan tengah menyiapkan langkah darurat untuk mengurangi penumpukan, termasuk menambah frekuensi pengangkutan dan menyediakan lahan sementara sebagai solusi jangka pendek.
Namun warga berharap tindakan nyata segera dilakukan. “Ini bukan cuma soal bau. Ini soal kesehatan kami,” ujar warga lainnya yang komentarnya ramai dibagikan di media sosial.mag
Editor : Redaksi