NGANJUK (Realita) - Pembelajaran berbasis industri Konsep teaching factory ini bertujuan agar lulusan SMK siap bekerja sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI).
Baca juga: Wajibkan Shalat Zuhur Berjamaah, Siswa dan Siswi MTsN 1 Tanjab Barat Gunakan Masjid Baru
Belajar aktif dan mandiri, Siswa SMK perlu mengambil inisiatif untuk belajar lebih jauh tentang bidang yang mereka pelajari.
Mengembangkan jiwa entrepreneurship
Kegiatan produksi di SMK dapat membantu menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship guru dan peserta didik.
Baca juga: SMAN 1 Kelumpang Selatan Rayakan Dies Natalis ke-20, Libatkan Pelajar SD dan SMP se-Kecamatan
Menjalin hubungan dengan dunia usaha dan industri SMK dapat menjalin hubungan yang lebih baik dengan dunia usaha dan industri serta masyarakat lain.
Salah satu siswa, ketika di temui di SMK ternama iwan, siswa asal desa mlorah, Kecamatan Rejoso, mengatakan, "Di SMK banyak ketrampilan yang sudah disiapkan untuk siswanya, berbagai pilihan ketrampilan ada di SMK, yang pasti siswa bisa mandiri dan bekerja," ungkap Iwan pada wartawan, Selasa (07/1/2025).
Baca juga: HUT ke-20 SMAN 1 Kelumpang Selatan, Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar
Siswa SMK yang mandiri dan mampu berwirausaha memiliki keunggulan yang sangat berharga di era globalisasi dan digitalisasi saat ini. Lulusan SMK juga memiliki keunggulan dibandingkan lulusan SMA sederajat karena sudah memiliki keterampilan praktis yang langsung relevan dengan dunia kerja.(Isk)
Editor : Redaksi