Insentif Kader Kesehatan Kota Kediri Naik, Ini Rinciannya

realita.co
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Muhammad Fajri Mubasysyir.

KEDIRI (Realita) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memberikan kabar baik bagi kader kesehatan, hal ini terkait dengan menaikkan insentif yang akan diterima oleh kader kesehatan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kontribusi kader kesehatan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Baca juga: Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, dr. Muhammad Fajri Mubasysyir menjelaskan, dalam program strategis yang diluncurkan oleh Wali Kota Kediri, di mana program-program ini ada dalam Sapta Cita.

Program tersebut akan mendukung Pemkot Kediri mewujudkan Kota Kediri yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN).

Beberapa program tersebut salah satunya mencakup kenaikan insentif RT/RW, tenaga pendidikan formal dan non formal, kader kesehatan, serta TRC.

“Insentif kader kesehatan ada penambahan yang sebelumnya Rp200 ribu dan per April 2025 menjadi Rp250 ribu,” jelas dr. Fajri, saat ditemui Realita.co, Selasa, 27 Mei 2025.

Untuk jenjang Januari hingga Maret, insentif kader kesehatan sudah dibayarkan namun masih sesuai peraturan lama, yakni Rp600 ribu dengan rincian Rp200 ribu setiap bulan.

Baca juga: Kota Kediri Tampil di Jogja City Expo 2025, Kenalkan Tenun Ikat dan Potensi Wisata

Sedangkan April hingga Juni, kader kesehatan Kota Kediri akan menerima insentif sebesar Rp750 ribu.

“Jumlah kader di Kota Kediri saat ini ada 3.354 kader yang tersebar di 46 kelurahan, nantinya insentif akan dibayarkan setiap tiga bulan sekali,” kata dr. Fajri.

Menurut dr. Fajri, kader kesehatan telah menjadi garda terdepan dalam berbagai program kesehatan masyarakat, mulai dari pemantauan kesehatan hingga edukasi tentang gaya hidup sehat.

Dengan kenaikan insentif ini, diharapkan kader kesehatan semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga: Mbak Wali Genjot Kinerja BUMD, Tegaskan Inovasi dan Layanan Prima untuk Tingkatkan PAD

“Dengan penambahan intensif ini, ada peningkatan performa kader dan lebih aktif mengajak masyarakat untuk menghadiri posyandu, melakukan penyuluhan, pendampingan ibu hamil hingga koordinasi dengan teman-teman OPD,” ujarnya.

Pemkot Kediri berkomitmen untuk terus mendukung dan memberdayakan kader kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kenaikan insentif ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan dedikasi kader kesehatan dalam menjalankan tugasnya. (Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru