Juleha, Wali Kota Kediri Tekankan Standar Kehalalan Produk Hewani

realita.co
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati saat mengimbau pentingnya pelatihan dan sertifikasi Juleha.

KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menghadiri pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) jelang Idul Adha di Aula Kecamatan Kota Kediri, Selasa, 3 Juni 2025.

Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri bersama UIN Syekh Wasil Kediri dan KPw BI Kediri.

Baca juga: Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025

Tujuan diadakan pelatihan ini, kata Wali Kota Kediri, untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan yang berlaku.

“Ada sekitar 20 peserta, harapannya bisa meningkatkan skill peserta dan nanti saat proses penyembelihan dapat sesuai dengan standar kehalalan,” ujar Wali Kota Kediri.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Kediri menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Menurut Wali Kota Kediri, pelatihan ini juga menjadi salah satu langkah nyata upaya Pemkot Kediri mendukung produk-produk halal, khususnya produk hewani.

“Sehingga, masyarakat ke depannya tidak khawatir ketika mengonsumsi produk hewani,” jelasnya.

“Ketika produk dinyatakan halal, maka akan menjamin kualitas dan kesehatan produk serta pastinya aman dikonsumsi,” tegasnya.

Wali Kota Kediri juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Idul Adha untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama.

Baca juga: Kota Kediri Tampil di Jogja City Expo 2025, Kenalkan Tenun Ikat dan Potensi Wisata

Dengan demikian, Idul Adha dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala KPw BI Kediri, Yayat Cadarajat mengatakan, kegiatan ini tidak hanya pelatihan Juleha, namun juga sertifikasi sebagai tukang jagal halal.

Yayat Cadarajat berharap, ke depannya semakin banyak produk halal yang tersertifikasi sehingga mendukung pengembangan ekosistem halal di Kota Kediri.

“Nantinya juga akan mendukung pengembangan wisata kuliner halal, pada alhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Kediri,” tutur Yayat Cadarajat.

Baca juga: Mbak Wali Genjot Kinerja BUMD, Tegaskan Inovasi dan Layanan Prima untuk Tingkatkan PAD

Di sisi lain, Wahidul Anam, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri menjelaskan, untuk mendukung pelatihan dan sertifikasi Juleha, ada tim khusus yang dibentuk.

“Tim ini nantinya memberikan materi tentang cara penyembelihan halal secara syar’i. Kami juga berharap bagi yang belum tersertifikasi dapat ikut dalam pelatihan ini,” ucapnya.

Wahidul Anam juga berharap, UIN Syekh Wasil Kediri dapat mendukung program halal yang digencarkan Pemkot Kediri.

Salah satu bentuk dukungan, kata Wahidul Anam, yakni adanya Halal Center di UIN Syekh Wasil Kediri. (ADVDiskominfo/Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru