TOGO (Realita)- Warga Segbe-Sagbado, sebuah komunitas di perbatasan Ghana-Togo, telah menangkap seorang pemuda karena diduga memenggal kepala majikannya saat terjadi perselisihan mengenai gaji.
Ebenezer Manso Cudjoe, seorang reporter yang dikenal sebagai DCE, mengungkap cerita tersebut di Nyankonton Mu Nsem di Rainbow Radio 87.5FM, yang menyatakan tersangka dan bosnya memiliki kesalahpahaman.
Baca juga: Kasus Jagal Vietnam Terungkap berkat Investigasi Netizen
Tersangka, Augustine Amuzu, 25 tahun, datang ke Ghana dari Benin untuk bekerja dan merupakan salah satu karyawan korban, yang mendistribusikan air kemasan di daerah tersebut.
Reporter tersebut menyatakan bahwa bos tersangka pergi membeli bahan makanan untuk mereka persiapkan dan makan.
Namun, saat berada di kamarnya, Augustine diduga memukul kepala bosnya dengan tongkat, menggorok lehernya, dan memenggal kepalanya.
Baca juga: Korban 'Jagal Vietnam', Aktif di Situs Gore dan Terobsesi Dimutilasi
Augustine kemudian memasukkan kepala itu ke dalam (Aboboyaa) sepeda motor roda tiga yang digunakannya untuk pengiriman barang dan melaju pergi membuang kepala korban ke sungai
Selanjutnya, salah seorang warga melihat Augustine sedang mencuci Aboboyaa. Setelah melihat bercak darah di Aboboyaa. Warga kemudian membawanya kembali ke kediaman bosnya, di mana mereka menemukan sisa jasad dalam genangan darah.
Baca juga: Pembunuhan Sadis di Mimika, Kepala Korban Dipenggal
Setelah dipukuli habis-habisan, tersangka diserahkan ke polisi. DCE melaporkan bahwa Augustine membuang kepala yang terpenggal itu ke sungai, tetapi warga kemudian menemukannya.
Jasad korban kini berada di kamar mayat, dan tersangka ditahan polisi untuk penyelidikan.ui
Editor : Redaksi