LAMONGAN (Realita) - Memasuki awal tahun 2026, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakrawala Keadilan bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawaddah dan Masyarakat Peduli Sedayulawas (MPS), serta Pemerintah Desa (Pemdes) Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan sosial.
Kegiatan itu dilakukan dengan menuntaskan pembangunan rumah milik Mbah Kemingah, warga Dusun Sidodadi, Desa Kranji, yang hidup sebatang kara.
Ketua LSM Cakrawala Keadilan, Hillal Ahmar, mengatakan sebelumnya kondisi rumah nenek tersebut tidak layak huni, lantaran kondisi atap bocor hingga membasahi seisi ruangan saat turun hujan.
"Rumahnya bocor semua. Bahkan kamar mandi saja gak punya," Kata Hillal kepada realita.co, Kamis (09/01/2026).
"Kalau turun hujan, beliau selalu menangis. Bahkan berkata ingin segera meninggal dunia secepatnya. Karena mungkin dia capek dengan kondisinya saat ini, hidup sendirian disebuah rumah yang kondisinya memprihatinkan," lanjutnya.
Melalui kegiatan itu, Mbah Kemingah kini merasa lega, lantaran rumah yang ditempatinya sudah lebih baik.
"Alhamdulillah, sekarang menjadi rumah layak huni. Atapnya sudah gak bocor dan ada sudah ada toiletnya. Untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Masyarakat Sidodadi, yang turut membantu dalam proses renovasi rumah Mbah Kemingah, juga kepada Pemdes Kranji, orang-orang baik, para dermawan yang telah sudi menitipkan dan mempercayakan kepada LSM Cakep (sebutan Cakrawala Keadilan) hingga kegiatan renovasi rumah ini dapat selesai dengan baik," pungkasnya.
Dengan bantuan tersebut, masyarakat berharap Mbah Kamingah bisa menjalani sisa hidupnya dengan aman dan nyaman.
"Mari kita bersama-sama untuk terus menebar kebaikan, membantu orang yang kesulitan, dimanapun dan tanpa melihat latar belakang orang tersebut. Selama kita bisa, mari kita bantu," turur Hilal.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi