LAMONGAN (Realita) - Relawan di Paciran, Lamongan, Jawa Timur, kembali kirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak erupsi semeru, Jum'at (05/12/2025).
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakrawala Keadilan, Hilal Ahmar, mengatakan bantuan tersebut merupakan tahap kedua setelah sebelumnya juga mengirimkan sebanyak 102 bingkisan sembako.
"Sembako sebagian kita bagi di posko dan langsung ke tempat-tempat yang terdampak erupsi atau umahnya hilang," kata Hillal kepada realita.co, Kamis (06/12/2025).
"Alhamdulillah, kemarin (05/12/2025), bersama teman-teman Masyarakat Peduli Sedayulawas (MPS), PSH Rayon Jetak, Madrasah Muhammadiyah (MAMDA) 2 Modern, mengantar logistik ke saudara-saudara kita yang terdampak erupsi semeru. Hari ini ada 120 bingkisan sembako dan uang, setelah minggu kemarin kita ngantar logistik tahap pertama sekitar 102 bingkisan sembako," ujarnya.
Lebih lanjut, Hillal menjelaskan saat ini masyarakat di sekitar Semeru sangat memerlukan bantuan, lantaran banyak yang kehilangan tempat tinggal dan sumber pendapatan.
"Memang layak dibantu, karena banyak yang sudah gk punya rumah, lahan petani yang mereka menjadi sumber penghasilan pun sudah gak ada, dan harta benda hilang semua tersapu dahsyatnya lahar erupsi semeru. Mereka hanya membawa baju yang mereka pakai," ujarnya.
Hillal mengaku sempat menemui kesulitan lantaran terjadi erupsi susulan. "Kemarin sempat ada tragedi langsung mau pulang, karena ada lima kali letusan dan lahar dingin, wedus gembel, namun Alhamdulillah kita bisa selamat lepas dari erupsi gunung semeru..
Lebih jauh ia menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang turut serta memberikan bantuan tersebut, "Kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada teman-teman LSM Cakep (sebutan LSM Cakrawala Keadilan), para donatur, dermawan yang berkenan membantu atau menyisihkan sedikit rizkinya untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Semeru. Saya selaku ketua LSM Cakep hanya bisa mendo'akan semoga Allah SWT membalas berlipat-lipat ganda semua kabaikan," pungkasnya.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi