Saking Biadabnya, Israel Kini Diboikot Hollywood

realita.co
Aksi boikot pekerja industri film Hollywood. Foto: mirror.co.uk

LOS ANGELES (Realita) - Lebih dari 1.800 aktor, entertainer, dan produser, termasuk beberapa bintang Hollywood, menandatangani ikrar yang dirilis pada Senin (8/9) waktu setempat.

Mereka menyebutkan untuk tidak bekerja sama dengan institusi film Israel yang mereka anggap terlibat dalam pelanggaran HAM dan pembantaian terhadap warga Palestina.

Baca juga: Dampak Boikot, KFC Indonesia Rugi Rp 557 M, Tutup 47 Gerai dan PHK 2274 karyawan

Beberapa perusahaan telah menghadapi seruan boikot dan protes atas hubungannya dengan pemerintah Israel seiring meningkatnya krisis kemanusiaan di Gaza akibat serangan militer Israel, dan gambar-gambar warga Palestina yang kelaparan, termasuk anak-anak, telah memicu kemarahan global.

"Terinspirasi oleh Filmmakers United Against Apartheid yang menolak menayangkan film mereka di Afrika Selatan di bawah apartheid, kami berjanji untuk tidak menayangkan film, tampil di, atau bekerja sama dengan institusi film Israel, termasuk festival, bioskop, penyiar, dan perusahaan produksi, yang terlibat dalam genosida dan apartheid terhadap rakyat Palestina," bunyi janji tersebut.

Janji tersebut menyatakan bahwa mereka tidak mendesak siapa pun untuk berhenti bekerja sama dengan individu Israel, melainkan seruan bagi para pekerja film untuk menolak bekerja sama dengan institusi Israel yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia Israel.

Baca juga: Dituding Pro Israel, Konser Bruno Mars di Indonesia Terancam Diboikot

Pemerintah Israel sebelumnya telah menolak seruan boikot terhadap lembaga-lembaga Israel dan menyebutnya sebagai tindakan diskriminatif.

Israel mengatakan tindakannya di Gaza merupakan "pembelaan diri" setelah serangan Oktober 2023 oleh militan Hamas Palestina yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut penghitungan Israel.

Baca juga: Dihajar Boikot Anti-Israel, KFC Tutup 100 Gerai Lebih di Malaysia

Serangan Israel, sekutu AS, selanjutnya di Gaza telah menewaskan puluhan ribu orang, membuat seluruh penduduk Gaza mengungsi, dan memicu krisis kelaparan.ik

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru