PONOROGO (Realita)- Penataan kota yang getol dilakukan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berimbas pada iklim investasi yang masuk ke Bumi Reog.
Dari data di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo hingga semester 1 tahun ini, dana investasi sebesar Rp 118,62 miliar masuk ke Bumi Reog, dengan serapan tenaga kerja mencapai 980 orang.
Baca juga: Gratifikasi Proyek RSUD Ponorogo, KPK Limpahkan Berkas Tersangka Sucipto ke JPU
Dengan rincian, investasi non Usaha Mikro Kecil (UMK) Rp 95,34 miliar, dan UMK sebesar Rp 22,96 miliar.
" Dari 9 sektor penyumbang investasi, sektor perdagangan dan reparasi menjadi primadona dengan menyumbang 32,16 persen," ujar Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Ponorogo,Wikranti, Senin (22/09/2025).
Baca juga: 30 Hektar Tanaman Padi Mati Akibat Banjir, Pemkab Ponorogo Baru Lakukan Pendataan
Wikranti mengaku, bila dibandingkan semester 1 tahun 2024 dengan nilai investasi Rp 149, 86 miliar. Realisasi investasi semester 1 tahun terjadi penurunan sebesar Rp 31, 24 miliar.
" Faktor penurunan ini disebabkan oleh tren investasi, dan bidang usaha yang belum dijalankan karena terkendala administrasi. Tapi kami yakin semester II akan melampaui," akunya.
Baca juga: Digugat Perdata Nasabah, BRI Diputus Bersalah di PN Ponorogo
Wikranti mengungkapkan, ada 5 wilayah sebaran investasi dari sektor UMK di Ponorogo. Antaralain Kecamatan Ponorogo, Sambit, Jambon, Sampung, dan Sawoo.
" Untuk palinb besar ada di Kecamatan Ponorogo dengan total mencapai Rp 7,41 miliar, sedangkan paling kecil ada di Kecamatan Sawoo dengan total investasi Rp 250 juta," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi