LAMONGAN (Realita) - Kodim 0812 Lamongan memperketat pengawasan distribusi dan pengolahan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Lamongan.
Selain itu, Kodim juga menggelar sosialisasi dan edukasi kepada penyedia makanan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan higienis.
Baca juga: Viral Menu MBG Ponorogo Basi, SPPG Mangkujayan Terseret
Langkah tersebut menyusul terjadinya beberapa persoalan MBG di Lamongan, terkait dugaan keracunan hingga makanan basi dan menu yang kurang layak.
Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyambut lega hasil tersebut. Ia menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan menu MBG dalam peristiwa yang sempat meresahkan masyarakat.
Baca juga: Jumlah Korban Keracunan MBG SPPG Simpang Meningkat
“Semua sampel sudah diuji, baik makanan maupun muntahan korban. Hasilnya negatif dan tidak ditemukan unsur berbahaya,” ujar Letkol Deni, Minggu (28/9/2025).
Meski begitu, pihaknya tetap memperketat rantai distribusi dan proses pengolahan makanan MBG. Selain itu Kodim 0812 Lamongan akan menggelar sosialisasi dengan menghadirkan narasumber ahli dengan materi meliputi teknik memasak, penyimpanan, hingga penyajian makanan yang higienis.
Baca juga: Dituding Banyak Penyimpangan, BGN: Anggaran MBG Rp 8 Ribu hingga 10 Ribu, Bukan Rp 15 Ribu
“Kami ingin memastikan MBG yang beredar di Lamongan sehat dan aman. Sosialisasi sudah dilakukan agar penyedia makanan lebih memahami standar keamanan pangan,” tambahnya.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi