BANYUWANGI (Realita)- Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) terus dikebut oleh pemerintah pusat.
Kabar baiknya, ruas Gending–Besuki dipastikan segera bisa digunakan secara fungsional untuk mendukung arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Baca juga: Tol Probolinggo-Banyuwangi Dioperasikan Fungsional saat Nataru
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, menegaskan bahwa ruas ini akan berperan penting dalam memperlancar arus kendaraan menuju wilayah timur Jawa.
“Besuki saat Nataru kami upayakan bisa digunakan meski masih fungsional. Operasional penuh tetap menunggu tahapan penyelesaian,” ujar Javid.
*Dua Tahap, Tujuh Seksi*
Tol Probowangi terbagi dalam dua tahap pembangunan dengan total tujuh seksi.
Tahap pertama mencakup tiga seksi dari Gending hingga Besuki sepanjang 49,68 kilometer dan ditargetkan beroperasi penuh pada triwulan III tahun depan (2026).
Sedangkan tahap kedua membentang dari Besuki hingga Ketapang, Banyuwangi, dengan panjang 126,10 kilometer.
Saat ini, tahap tersebut masih dalam proses desain dan penganggaran di Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
“Pembebasan lahan kami kejar terus agar pembangunan tahap berikutnya bisa segera dimulai,” tambah Javid.
*175 Kilometer Tol di Ujung Timur Jawa*
Jika seluruh tahapan rampung, Tol Probowangi akan membentang sepanjang 175,46 kilometer, menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi.
Tol ini akan menjadi jalur utama strategis yang mempercepat mobilitas logistik dan wisata menuju kawasan ujung timur Pulau Jawa.
Kehadiran tol ini juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian wilayah Tapal Kuda, termasuk sektor pariwisata di Situbondo dan Banyuwangi.
Pembangunan Tol Probowangi menjadi bagian penting dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor infrastruktur jalan.
Dengan target penyelesaian yang semakin dekat, masyarakat kini bisa berharap perjalanan mudik Nataru 2025 lebih cepat dan nyaman.bud
Editor : Redaksi