Kebakaran Ruko Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang, Dikarenakan Batre yang Terbakar

realita.co
Polisi memasang police line di lokasi usai api padam. Foto: adm Pemerintah

JAKARTA (Realita)- Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebakaran sempat berusaha dipadamkan oleh karyawan, namun api membesar hingga asap naik ke lantai enam.

Saat kejadian, para karyawan sedang beristirahat.

Baca juga: Gubernur DKI: Ruko Terra Drone yang Terbakar dan Tewaskan 22 Orang, Dibangun tanpa Aturan

“Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada ke luar, sebagian lagi itu semua sedang istirahat di lantai dua, tiga sampai lantai enam. Pada saat terbakar, api membesar, kemudian asap naik ke lantai enam,” jelasnya.

Baca juga: Kebakaran Ruko Terra Drone, Yang Selamat Naik ke Rooftop

Adapun, Susatyo mengatakan, kebakaran bermula dari lantai 1 gedung yang diduga berasal dari baterai yang terbakar. Api dengan cepat menyebar ke lantai 2, 3 sampai 6.

Di saat bersamaan, kata Susatyo, banyak karyawan yang sedang beristirahat di dalam kantor, sementara Sebagian lainnya makan siang ke luar Gedung.

Baca juga: Kebakaran di Ruko Terra Drone, Hanya Terjadi di Lantai 1 dan Tak Ada Korban yang Terbakar

"Ada baterai di lantai 1 yang terbakar dan sempat dipadamkan oleh karwayan, ternyata baterai yang terbakar menyebar karena lantai 1 adalah gudangnya. Karyawan sedang makan berada di ljar dan sebaguan lagj istirahta di 2 3 dna 6. Api semakin membesar asap naik ke lantai 6," ujar Susatyo.tan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru